Gubernur Kepulauan Riau Menjamu Menteri Besar Kelantan dalam Jamuan Makan Malam

- Admin

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menjamu Menteri Besar Kelantan, Yang Amat Berhormat Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassurudin, beserta sang istri, Datin Wan Nor Hanita, dalam sebuah jamuan makan malam yang berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Selasa (10/6). Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menjamu Menteri Besar Kelantan, Yang Amat Berhormat Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassurudin, beserta sang istri, Datin Wan Nor Hanita, dalam sebuah jamuan makan malam yang berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Selasa (10/6). Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menjamu Menteri Besar Kelantan, Yang Amat Berhormat Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Haji Mohd Nassurudin, beserta sang istri, Datin Wan Nor Hanita, dalam sebuah jamuan makan malam yang berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Selasa (10/6).

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan bahwa 96 persen wilayah Kepulauan Riau terdiri dari lautan dan hanya 4 persen berupa daratan. “Hal ini mencerminkan karakter geografis provinsi ini sebagai daerah kepulauan,” ujarnya. Provinsi ini terdiri dari 2.408 pulau, dengan 394 pulau berpenghuni, termasuk 22 pulau yang berada di wilayah perbatasan. Kepri menjadi salah satu provinsi strategis yang berbatasan langsung dengan hampir seluruh negara ASEAN.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Menarget Pendapatan Rp17 Triliun di Tahun 2025 dari Sektor Pariwisata

Gubernur Ansar juga menekankan keragaman suku bangsa di Kepulauan Riau yang sangat beragam. “Keberagaman ini tidak membuat Kepri terpecah belah, melainkan semakin menguatkan solidaritas dan persatuan di provinsi ini,” katanya.

Selain itu, Gubernur Ansar menyinggung rencana pembangunan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat. Ia menyatakan bahwa monumen ini penting sebagai simbol bahwa bahasa Indonesia berakar dari Pulau Penyengat, yang merupakan hasil pemikiran dari Raja Ali Haji. “Monumen ini akan menjadi simbol penting bagi sejarah bahasa Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga :  Upacara HUT RI ke-78 Tingkat Provinsi Kepri Akan Dilaksanakan di Natuna

Menteri Besar Kelantan, Dato’ Haji Mohd Nassurudin, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Raja Ali Haji atas kontribusinya terhadap bahasa Melayu yang digunakan oleh rumpun Melayu. “Kita semua bersaudara. Kalau di Kepri ada Tanjungpinang, maka di Kelantan ada Sungai Pinang. Budaya dan bahasa kita sangat mirip. Kelantan dan Kepri harus terus rekat dalam persaudaraan karena bagaimanapun kita adalah rumpun Melayu,” ujarnya.

Baca Juga :  Ansar Serahkan Bantuan Sosial Bagi Warga Kavling Lama Kota Batam

Menteri Besar Kelantan juga mengundang Gubernur Ansar Ahmad dan jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk berkunjung ke Kelantan.

Di akhir acara, Gubernur Ansar Ahmad dan Menteri Besar Kelantan saling bertukar cendera mata sebagai tanda persahabatan dan kerjasama yang erat antara kedua wilayah.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB