Li Claudia Tinjau Permukiman Tanjung Banon: Akselerasi Hunian Relokasi Demi Warga Terdampak

- Publisher

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan yang berkeadilan sosial. Dalam kunjungan kerja ke kawasan permukiman relokasi Tanjung Banon, Kamis (19/6/2025), ia mendorong percepatan pembangunan hunian bagi warga terdampak proyek Tempang Eco City. Foto: INIKEPRI.CO

Wakil Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan yang berkeadilan sosial. Dalam kunjungan kerja ke kawasan permukiman relokasi Tanjung Banon, Kamis (19/6/2025), ia mendorong percepatan pembangunan hunian bagi warga terdampak proyek Tempang Eco City. Foto: INIKEPRI.CO

INIKEPRI.COM – Wakil Wali Kota Batam sekaligus Ex Officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan yang berkeadilan sosial. Dalam kunjungan kerja ke kawasan permukiman relokasi Tanjung Banon, Kamis (19/6/2025), ia mendorong percepatan pembangunan hunian bagi warga terdampak proyek Tempang Eco City.

Turun langsung ke lokasi bersama Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, M.Pd., dan jajaran pejabat dari kementerian serta BP Batam, Li Claudia meninjau progres pembangunan di atas lahan seluas 36,7 hektare.

“Kita ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai target. Relokasi bukan hanya soal pemindahan tempat, tapi soal kepastian hidup dan hak warga untuk tinggal di lingkungan yang layak,” ujar Li Claudia.

BACA JUGA:  Amsakar Ajak Wajib Pajak Bersinergi Bangun Kota

Dalam kunjungan tersebut, hadir pula sejumlah pejabat pusat, seperti Staf Ahli Menteri KKP Trian Yunanda, Dirjen PPKT Kemendes Sigit Mustofa, serta Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Dewi Chomistriana. Rombongan mendapat paparan teknis terkait progres pengerjaan di lapangan.

Progresnya cukup signifikan: sebanyak 89 persil telah melalui proses galian dan timbunan, dengan target tambahan 61 persil rampung hingga akhir Juni dari total 150 persil.

Untuk memperkuat koordinasi antarinstansi, Li Claudia mengusulkan pembentukan grup WhatsApp khusus sebagai kanal komunikasi cepat antar tim teknis. Langkah ini dinilai krusial agar pembangunan berjalan lebih efisien dan terarah.

BACA JUGA:  BP Batam Raih Penghargaan “Outstanding Investment Performance”, Amsakar Persembahkan untuk Warga Batam

Hunian Relokasi yang Ramah Lingkungan dan Berfasilitas Lengkap

Pembangunan kawasan ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian PUPR dan BP Batam, dengan total luas proyek mencapai 93,5 hektare. Fokus pembangunan oleh PUPR meliputi:

  • Jalan lingkungan: 9,58 km
  • Drainase: 10,48 km
  • PJU: 213 titik
  • Distribusi air bersih: 16,13 km
  • Jaringan hidran: 10 titik

Fasilitas sosial: TPS3R, puskesmas pembantu, TPS, ruang terbuka hijau, dan fasilitas publik ramah lingkungan.

Tak hanya infrastruktur, perhatian juga diberikan terhadap kualitas hidup warga relokasi, termasuk ruang-ruang terbuka hijau dan lanskap berbasis vegetasi untuk kenyamanan serta keberlanjutan lingkungan.

BACA JUGA:  Tangani Persoalan Sampah, Pemko Batam Gesa Pembentukan UPT dan Dibekali Insinerator

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah dan pusat memiliki visi yang selaras dalam menyukseskan program strategis nasional.

Turut serta dalam kunjungan tersebut antara lain: Kepala Bappeda Batam Dalina Nopilawati, Kadis Perkimtan Yudhi Apriadi, Kadis CKTR Azril Apriansyah, Kadis Ketapang Mardanis, Kadis Koperasi & UKM Hendri Arulan. Dari BP Batam: Deputi Pelayanan Umum Ariastuty Sirait dan Deputi Infrastruktur Mouris Limanto

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square
Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar
‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama
Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD
Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni
Amsakar Dorong UMKM Pesisir Naik Kelas Lewat Program PLUT Goes to Pesisir
Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam
Amsakar Pasang Syarat Tegas, Investasi Rempang Harus Buka Pintu Lebar bagi Pekerja Lokal

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:39 WIB

Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:45 WIB

‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:09 WIB

Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni

Berita Terbaru