Dari Lorong ke Lorong RSUD RAT, Iman Sutiawan Pastikan Warga Dapat Pelayanan Sehat dan Setara

- Admin

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menyapa pasien di sela-sela sidak RSUD RAT. Foto: INIKEPRI.COM

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menyapa pasien di sela-sela sidak RSUD RAT. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Senin pagi, 23 Juni 2025, lorong-lorong RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) di Tanjungpinang kedatangan tamu tak terduga. Bukan pejabat biasa yang datang dengan formalitas seremonial, melainkan seorang pemimpin yang ingin melihat langsung denyut pelayanan publik di bidang kesehatan: Ketua DPRD Kepulauan Riau, Iman Sutiawan.

Didampingi Plt. Sekretaris DPRD Kepri, Ika Hasillah, dan disambut hangat oleh Direktur RSUD RAT, Bambang Utoyo, Iman memulai inspeksi mendadaknya dengan satu tujuan utama: memastikan rakyat mendapatkan layanan kesehatan yang manusiawi dan bermartabat.

“Kesehatan adalah hak paling dasar setiap warga. Saya datang bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi untuk mendengar denyut keluhan masyarakat secara langsung,” ujar Iman tegas, namun penuh empati.

Menyibak Masalah, Mengurai Solusi

Baca Juga :  Ansar Ahmad Pimpin Rombongan Kunker ke Jepang Untuk Menjajaki Peluang Pengembangan Investasi

Dalam sidaknya, Iman menemukan sejumlah titik yang masih membutuhkan perhatian serius. Kekurangan tenaga medis, khususnya di Poliklinik Jantung dan Penyakit Dalam, menjadi catatan penting. Ia khawatir, kelangkaan dokter justru memperlambat proses penyembuhan, dan bisa memicu ketidakpuasan pasien yang datang dengan harapan tinggi.

Tak hanya itu, ia juga mencermati adanya kendala dalam alur pelayanan BPJS. Meski informasi prosedur sudah tersedia di media sosial rumah sakit, faktanya masih banyak masyarakat yang kebingungan.

“Sosialisasi tidak cukup hanya di dunia maya. Harus ada sentuhan nyata, langsung ke masyarakat—ke kelurahan, ke kampung, ke tempat-tempat di mana mereka bisa paham tanpa harus membuka internet,” ucapnya.

AC Rusak dan Ruang Sempit: Sebuah Potret Pelayanan yang Perlu Diperjuangkan

Baca Juga :  Perayaan Natal PCKK Kepri 2024: Membangun Solidaritas dan Kebersamaan

Di tengah cuaca yang membakar kulit, beberapa ruang pelayanan RSUD RAT ternyata masih belum sepenuhnya nyaman. Pendingin udara rusak dan perbaikannya masih dalam proses. Bagi Iman, kenyamanan adalah bagian dari penyembuhan.

“Pasien datang bukan hanya untuk sembuh secara medis, tapi juga untuk merasa tenang. Kita tidak boleh abai terhadap hal-hal seperti ini,” ujarnya.

Di sela-sela kunjungannya, Iman berdialog dengan beberapa pasien. Dari obrolan singkat itu, ia menangkap rasa syukur masyarakat atas pelayanan medis dan kecanggihan alat kesehatan yang dimiliki rumah sakit ini—bahkan dinilai lebih canggih dari rumah sakit swasta besar di Kepri.

Namun sayangnya, fasilitas ruang yang terbatas membuat banyak potensi rumah sakit ini tidak bisa dimaksimalkan.

Pemimpin yang Turun ke Akar

Baca Juga :  Gerindra Cup I Resmi Bergulir di Setokok, Iman Sutiawan: Saatnya Anak Pulau Unjuk Gigi!

Sidak ini bukan yang pertama, dan tentu bukan yang terakhir. Bagi Iman Sutiawan, pemimpin harus hadir di tengah rakyat, bukan hanya hadir di meja rapat. Ia meyakini bahwa pelayanan publik, terutama kesehatan, adalah medan pengabdian.

“Kami di DPRD tidak hanya akan memantau, tapi juga mengawal. RSUD RAT harus bisa jadi kebanggaan masyarakat Kepri. Bukan sekadar rumah sakit pemerintah, tapi rumah bagi harapan dan kesembuhan,” tegasnya, penuh semangat.

Dalam wajah-wajah pasien yang ditemuinya, Iman menemukan cermin harapan. Dan dari lorong-lorong rumah sakit itu, ia membawa pulang satu pesan penting: bahwa pelayanan publik adalah wajah negara di mata rakyat. Dan ia tak akan berhenti memperjuangkan wajah itu agar selalu tersenyum.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB