INIKEPRI.COM – Di balik dinding rumah mewah di kawasan Batam, terkuak kisah pilu yang mengiris nurani. Seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Intan mengalami penganiayaan keji oleh majikannya sendiri, yang dikenal dengan inisial R.
Video penyiksaan terhadap Intan menyebar cepat di media sosial, memicu gelombang simpati dan kemarahan publik. Dalam rekaman itu, terlihat betapa tubuh Intan menjadi sasaran amarah majikannya — tak hanya dipukul, namun juga dipaksa melakukan hal yang tak pantas untuk manusia: memakan kotoran anjing.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian, mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika Intan diperintah R untuk membersihkan kandang anjing peliharaan. Namun, karena lupa menutup pintu kandang, dua anjing berkelahi hingga terluka.
“R merasa marah besar melihat anjingnya terluka. Amarah itulah yang dilampiaskan kepada Intan,” ujar Debby, Senin, 23 Juni 2025.
Tak berhenti sampai di situ. R memukul Intan menggunakan raket listrik anti nyamuk dan bahkan menyuruh asisten rumah tangga lain, berinisial M, untuk turut menganiaya Intan. M yang ketakutan, akhirnya menurut.
“Atas keterangan saksi dan bukti yang cukup, kami menetapkan dua tersangka: R dan M,” tegas Debby.
Intan, yang telah bekerja selama setahun tanpa pernah menerima gaji sebesar Rp1,8 juta per bulan, akhirnya berhasil diselamatkan. Ia kini mendapat perawatan medis dan pendampingan psikologis.
Betapa memilukan, di tengah gegap gempita kota industri, ada perempuan yang menjalani hari-harinya dalam derita sunyi, menyembunyikan luka di balik senyum kerja. Rumah yang seharusnya menjadi tempat aman, justru berubah menjadi penjara tanpa jeruji, tempat tubuh dan harga dirinya diinjak-injak.
Kini, keadilan mulai berpijak. Para pelaku dijerat Pasal 44 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Proses hukum pun tengah berjalan.
Semoga kisah pilu Intan menjadi pintu kesadaran, bahwa setiap pekerja rumah tangga bukanlah milik, melainkan manusia yang punya hak untuk hidup bermartabat.
Penulis : RP
Editor : IZ

















