INIKEPRI.COM — Sore itu, seorang ibu baru saja pulang dari berbelanja. Di pikirannya, hanya ingin segera memeluk putri kecilnya yang berusia tiga tahun enam bulan. Tapi rumah kos mereka di kawasan Bengkong Aljabar mendadak terasa dingin. Sunyi. Tak seperti biasanya.
Pintu kamar kos terkunci dari dalam. Tak ada jawaban ketika ia mengetuk. Perasaannya mulai tak enak. Ia melangkah ke jendela samping, mengintip… dan di situlah dunianya seakan runtuh.
Di balik pintu, suaminya — ayah dari anaknya sendiri — terlihat setengah telanjang, memegangi handuk kecil dan tampak membersihkan tubuhnya bagian bawah perut. Tak ada anaknya di dekatnya. Panik dan curiga bercampur jadi satu.
Setelah pintu dibuka, si pria buru-buru keluar rumah dengan dalih akan bekerja. Namun tak lama setelah itu, sang ibu menemukan putrinya di dalam ayunan. Wajahnya pucat. Tubuh mungilnya bergetar. Ia menangis, seperti membawa beban yang tak bisa dimengerti oleh usianya.
Dengan lembut, sang ibu bertanya:
“Sayang, kenapa kamu menangis? Siapa yang bikin kamu takut?”
Dan dengan air mata yang tak berhenti jatuh, balita itu menjawab satu kata yang menusuk hingga ke tulang: “Papa.”
Kalimat itu seperti petir di siang bolong. Dunia sang ibu ambruk seketika. Tapi ia tahu, ia tak boleh lemah. Ia harus kuat — demi keadilan untuk darah dagingnya sendiri.
Ia melapor ke Polsek Bengkong pada Rabu (28/5/2025). Polisi tak tinggal diam. Setelah penyelidikan dan pengumpulan bukti, akhirnya pelaku — SM (25) — ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Bengkong pada Rabu (25/6/2025).
“Anak adalah amanah, dan pelaku kejahatan terhadap anak tak akan mendapat toleransi,” tegas Iptu Husnul Afkar, Kanit Reskrim Polsek Bengkong.
Kini, SM telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan. Ia dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) dan (2) jo Pasal 76E UU Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Namun, tak ada hukuman yang mampu menghapus trauma dari jiwa anak sekecil itu. Dunia yang mestinya penuh pelukan dan nyanyian, justru dinodai oleh orang yang seharusnya paling melindunginya.
Penulis : RP
Editor : IZ

















