Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turun langsung ke titik banjir Simpang Helm guna memastikan penanganan cepat dan tepat oleh dinas terkait.
INIKEPRI.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Rabu sore (2/7/2025) menyisakan keresahan di hati warga Legenda Malaka, Batam Center. Di titik Simpang Helm, genangan air muncul kembali. Tak butuh waktu lama, laporan warga langsung direspons cepat oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
Tanpa menunggu langit cerah atau menyuruh stafnya, Amsakar memilih turun sendiri ke lokasi. Ia berjalan kaki menyusuri ruas jalan basah, mengenakan rompi biru navy dan topi hitam. Di tengah cuaca tak bersahabat, langkahnya tegap. Kamera ponsel menangkap momen ini, dan netizen pun menyambutnya dengan apresiasi.
“Saat hujan lebat tadi saya sempat melihat titik banjir di Simpang Helm sesuai informasi dari masyarakat,” tulis Amsakar lewat akun Instagram pribadinya, @amsakarachmad.
Bagi Amsakar, aduan warga bukan sekadar formalitas di atas kertas. Apalagi ketika menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Itulah sebabnya ia langsung menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) dan Deputi Infrastruktur BP Batam untuk segera turun ke lapangan menyelidiki penyebab genangan air dan melakukan penanganan.
“Saya minta Dinas BM SDA dan Deputi Infrastruktur turun langsung menyelesaikan permasalahan tersebut,” tegasnya.
Bukan Masalah Sepele
Simpang Helm bukan sekadar lokasi strategis lalu lintas di Batam Center. Di sana terdapat banyak aktivitas warga: dari kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga pejalan kaki. Genangan yang muncul saat hujan deras bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga berpotensi membahayakan.
Amsakar menyampaikan bahwa penyebab banjir juga berkaitan dengan pipa-pipa yang tidak tertata di sekitar jalan, serta sistem drainase yang tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan lebat. Tak hanya itu, kawasan ini juga masuk dalam rencana pelebaran jalan pada APBD Perubahan (APBD-P) tahun 2025, yang saat ini sedang dalam tahap perencanaan teknis.
“Permasalahan ini memang butuh waktu karena wilayah tersebut termasuk yang akan dilebarkan di APBD-P. Mohon doa semoga semua harapan warga dapat kami selesaikan,” kata Amsakar.
Warga Tersentuh: “Inilah Sosok Pemimpin yang Kami Butuhkan”
Warga Legenda Malaka tak menyangka pemimpinnya hadir langsung di lokasi dalam kondisi cuaca buruk. Banyak yang merasa haru melihat Amsakar tak canggung menyusuri pinggir jalan yang tergenang air hanya untuk memastikan kondisi di lapangan sesuai laporan.
“Kami tahu tidak mudah mengurus semua, tapi melihat Pak Amsakar datang saat hujan, itu artinya beliau peduli. Kami merasa diperhatikan,” ungkap Rahma, warga sekitar.
Di media sosial, respons serupa terus berdatangan. Unggahan video Amsakar di reels Instagram dan di TikTok dipenuhi komentar positif dari masyarakat yang mengapresiasi sikap tanggap dan kesediaan pemimpin mereka untuk hadir secara langsung.
Pemimpin yang Mau Mendengar dan Bertindak
Langkah Amsakar Achmad bukan sekadar kunjungan simbolis. Ini adalah wujud nyata dari pemimpin yang mau mendengar, merespons cepat, dan turun ke lapangan, tak peduli hujan atau panas. Di tengah derasnya hujan, ia justru hadir—membawa harapan bagi warga Batam, khususnya di Legenda Malaka.
Langkah kecil di bawah guyuran hujan itu, bagi warga, adalah langkah besar menuju perubahan.
Pemko Batam melalui Dinas BM SDA kini tengah menyusun strategi teknis untuk mempercepat normalisasi saluran air dan penataan pipa. Harapannya, titik-titik banjir di kawasan Batam Center bisa segera ditangani tuntas, sejalan dengan rencana pelebaran jalan yang akan dilakukan tahun 2025.
Amsakar telah menunjukkan, bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal kebijakan di atas kertas, tapi tentang keberanian hadir saat rakyat sedang butuh.
Penulis : IZ

















