Ansar Optimis Kepri Mampu Bersaing di Kancah Nasional dan Global

- Publisher

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan kata sambutan dalam peresmian pabrik PT Solder Tin Andalan Indonesia, Kamis (10/7/2025). Foto: Biro Adpim Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan kata sambutan dalam peresmian pabrik PT Solder Tin Andalan Indonesia, Kamis (10/7/2025). Foto: Biro Adpim Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Ansar Ahmad optimis posisi strategis Kepulauan Riau akan mampu membawa ;rovinsi ini bersaing di kancah nasional maupun global.

Optimisme ini disampaikan Gubernur Ansar saat meresmikan pengoperasian PT Solder Tin Andalan Indonesia yang terletak di kawasan industri Tunas Prima, Batam, Kamis (10/7/2025).

Kepulauan Riau sebagai “Permata Biru Ekonomi di Gerbang Utara Indonesia” disebut Ansar menempatkan Kepri berada di posisi kedua nasional setelah Bali dalam transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:  Kongkow Bareng Influencer, Amsakar Jawab Pertanyaan Netizen Batam di Ranah Media Sosial

“Kita berada di jalur perdagangan internasional terpadat, dilewati 80 ribu kapal dan 70 juta kontainer per tahun. Ini adalah peluang besar yang harus terus kita maksimalkan,” ujar Ansar.

Ia juga memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan IV Tahun 2024 secara quarter to quarter (q to q) mencapai 6,94 persen—menjadikannya yang ketiga tertinggi nasional setelah Maluku Utara dan Kalimantan Tengah.

BACA JUGA:  Setelah Subuh Berjamaah dan Tausiyah, UAS dan Sekda Touring Bareng Bikers Subuhan Batam

Kontribusi sektor industri menjadi penopang utama dengan pembagian 42,51 persen dalam struktur PDRB, dan memberikan andil pertumbuhan sebesar 3,09 persen secara year on year pada Triwulan I 2025.

Kepri juga mencatat realisasi investasi yang mengesankan pada tahun 2024, dengan total nilai Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp47,26 triliun.

BACA JUGA:  Visa on Arrival, PR yang Terus Digesa Gubernur Ansar

Hal ini tak lepas dari berbagai kemudahan yang diberikan oleh pemerintah, antara lain pemberlakuan kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan, dan Karimun. Investor di FTZ ini menikmati fasilitas bebas bea masuk dan keluar, bebas PPN, dan pembebasan PPnBM.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Sempat Terhenti karena Dana, 53 Dapur MBG di Batam Kini Kembali Beroperasi
Wings Air Buka Rute Langsung Batam-Pangkalpinang, Mobilitas Masyarakat Kian Mudah
Amsakar-Li Claudia Pimpin Gotong Royong Massal Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Batam
BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI
BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi
Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:15 WIB

Sempat Terhenti karena Dana, 53 Dapur MBG di Batam Kini Kembali Beroperasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:11 WIB

Wings Air Buka Rute Langsung Batam-Pangkalpinang, Mobilitas Masyarakat Kian Mudah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:58 WIB

Amsakar-Li Claudia Pimpin Gotong Royong Massal Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Batam

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi

Berita Terbaru