PLN Belakangpadang Ingatkan Bahaya Bermain Layangan di Dekat Jaringan Listrik, Utamakan Keselamatan!

- Admin

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN Belakangpadang mengambil layangan yang menyangkut di jaringan kabel listrik di wilayah setempat. Foto: INIKEPRI.COM

Petugas PLN Belakangpadang mengambil layangan yang menyangkut di jaringan kabel listrik di wilayah setempat. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Memasuki musim angin kencang yang mulai terasa di sejumlah wilayah, termasuk di kawasan Belakang Padang, Batam, aktivitas bermain layangan kembali marak di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja. Namun, di balik keseruan permainan tradisional ini, tersembunyi potensi bahaya yang tidak bisa diabaikan.

Merespons hal tersebut, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Belakang Padang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak bermain layangan di sekitar jaringan listrik. Manager PLN ULP Belakang Padang, Andri Van Anugrah, menekankan pentingnya menjaga keselamatan bersama.

Baca Juga :  Suara KOMANDO Jadi Gerakan: Anwar Anas Dorong Aplikasi Transportasi Milik Negara

“Layangan memang menyenangkan dan menjadi hiburan rakyat yang cukup digemari, apalagi saat angin sedang kuat. Tapi kami mengingatkan, hindarilah area yang dekat dengan jaringan listrik. Benang layangan, terutama yang menggunakan bahan konduktif seperti kawat atau gelasan, sangat berisiko jika tersangkut pada kabel listrik,” ujar Andri, Jumat (11/7/2025).

Menurut Andri, benang yang menyentuh kabel listrik dapat menyebabkan gangguan serius pada sistem kelistrikan. Tak hanya mengakibatkan pemadaman, tetapi juga berisiko menimbulkan korsleting hingga kebakaran, yang tentu saja membahayakan nyawa.

Baca Juga :  Kejurda Momentum Cari Bibit Atlet Kepri

PLN mencatat bahwa insiden seperti ini bukan hal baru. Layangan yang tersangkut pada jaringan kerap menjadi penyebab padamnya listrik di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi terus dilakukan sebagai langkah pencegahan.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami mengajak semua pihak, terutama orang tua dan komunitas, untuk lebih peduli. Mari kita sama-sama menjaga keandalan sistem listrik dengan cara yang sederhana: tidak bermain layangan di dekat kabel listrik,” tegas Andri.

Baca Juga :  Harta Kekayaan Anggota DPR RI Dapil Kepri: Randi Zulmariadi 'Crazy Rich' Rp32,3 M, Sturman Paling 'Kere' Rp3,3 M

PLN juga mengajak masyarakat untuk segera melapor jika menemukan layangan atau benang yang terjebak di jaringan listrik melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sistem kelistrikan yang lebih andal.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:50 WIB

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Berita Terbaru