Natuna, Benteng Terluar yang Menjaga Pancasila di Tengah Riuh Geopolitik Laut Cina Selatan

- Admin

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Natuna, sebagai wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga di Laut Cina Selatan, menjadi lokasi strategis penyelenggaraan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat, dengan tema “Transformasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Penyangga NKRI di Daerah Perbatasan”. Foto: INIKEPRI.COM

Kabupaten Natuna, sebagai wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga di Laut Cina Selatan, menjadi lokasi strategis penyelenggaraan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat, dengan tema “Transformasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Penyangga NKRI di Daerah Perbatasan”. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Dari barat daya Indonesia, di ujung gugusan pulau yang menghadap Laut Cina Selatan, Natuna kembali meneguhkan perannya. Bukan sekadar wilayah administratif, melainkan benteng terluar yang diam-diam memikul tanggung jawab ideologis—penjaga nilai-nilai luhur Pancasila di tengah arus globalisasi dan tekanan geopolitik yang tak pernah surut.

Selasa (15/7/2025), Gedung Serindit Ranai menjadi saksi pertemuan lintas elemen masyarakat Natuna dalam sebuah agenda penting: Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Kehidupan Masyarakat, dengan tajuk “Transformasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Penyangga NKRI di Daerah Perbatasan.”

Baca Juga :  Pabrik Mini Sagu Resmi Beroperasi di Desa Kelanga, Bupati Natuna Buka Akses Ekonomi Baru

Di tengah semangat yang menghangat, Wakil Bupati Natuna menyampaikan orasi yang bukan hanya menggugah akal, tapi juga menyentuh nurani. “Pancasila tidak boleh berhenti pada wacana,” ucapnya tegas. “Ia harus hidup dalam napas masyarakat. Dalam tindakan sehari-hari, dalam gotong royong di kampung, dalam toleransi di pasar, dan dalam musyawarah di balai desa.”

Dalam era ketika pengaruh asing bisa merasuk melalui arus informasi, budaya pop, hingga investasi ekonomi, wilayah perbatasan seperti Natuna menjadi lebih dari sekadar garis terluar. Ia adalah garda depan pertahanan ideologis, tempat di mana identitas bangsa diuji—dan, jika kuat, akan tegak kokoh seperti karang di tengah badai.

Baca Juga :  Empat Puskesmas di Natuna Terima Ambulans Baru, Layanan Kesehatan Makin Ditingkatkan

Tak kurang dari Ketua BPIP RI, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyu, M.A., Ph.D., turut hadir menyampaikan pemikiran strategisnya. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan “tameng spiritual dan sosial” bangsa Indonesia dari ancaman disintegrasi dan krisis identitas.

Baca Juga :  Dorong Kemandirian Pangan, Bupati Natuna Cen Sui Lan Pacu Penanaman Jagung Pipil

Hadir pula unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, pimpinan OPD, camat, kepala desa, pelajar, dan mahasiswa. Semuanya bersatu dalam satu misi: menjaga Natuna sebagai teladan ideologi kebangsaan. Dari perbatasan ini, semangat Indonesia dikirim kembali ke pusat—dengan nyala api yang lebih terang.

Kegiatan ini bukanlah akhir, tapi awal dari gerakan senyap yang menyulut kesadaran kolektif: bahwa menjadi Indonesia tidak cukup hanya dengan lahir di tanahnya, tetapi juga harus menghidupi nilai-nilai Pancasila di dada dan dalam tindakan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Raja Mustakim Dorong Literasi Sejarah Masjid Agung Natuna Lewat Kuis Edukasi KPDN
Bupati Cen Sui Lan Lantik dan Kukuhkan 17 PNS di Lingkungan Pemkab Natuna
DPA 2026 Diserahkan, Bupati Natuna Ingatkan OPD Soal Efisiensi Anggaran
Malam Pergantian Tahun, Cen Sui Lan Hadir di Tengah Keramaian Pantai Piwang Natuna
MAN 1 Natuna Borong Prestasi di Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag RI
Cen Sui Lan Bangga, Putra Natuna Sumbang Medali untuk Kepri di Kejurnas Takraw
KUA Bunguran Tengah Berhasil Cegah Nikah Dini dan Nikah Siri Sepanjang 2025
Amsakar Ajak Jemaat Jaga Harmoni dan Toleransi dalam Perayaan Natal Oikumene 2025

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 16:31 WIB

Raja Mustakim Dorong Literasi Sejarah Masjid Agung Natuna Lewat Kuis Edukasi KPDN

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:13 WIB

Bupati Cen Sui Lan Lantik dan Kukuhkan 17 PNS di Lingkungan Pemkab Natuna

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:53 WIB

DPA 2026 Diserahkan, Bupati Natuna Ingatkan OPD Soal Efisiensi Anggaran

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:01 WIB

Malam Pergantian Tahun, Cen Sui Lan Hadir di Tengah Keramaian Pantai Piwang Natuna

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:27 WIB

MAN 1 Natuna Borong Prestasi di Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag RI

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB