Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli & Firza Paloh: Menyulam Harapan, Memeluk Tanpa Syarat

- Publisher

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu anak tengah menunggu giliran fisioterapi di rumah singgah Ar-Rahman Rusli dan Firza Paloh. Foto: INIKEPRI.COM

Salah satu anak tengah menunggu giliran fisioterapi di rumah singgah Ar-Rahman Rusli dan Firza Paloh. Foto: INIKEPRI.COM

Menjadi Rumah Bagi Harapan yang Sering Diabaikan: Sebulan Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli dan Firza Paloh Menyulam Cinta untuk Anak-Anak Istimewa

INIKEPRI.COM — Di tengah riuhnya Kota Batam yang terus berlari mengejar pertumbuhan dan pembangunan, ada satu tempat yang justru memilih untuk berhenti sejenak, menunduk, lalu memeluk—memeluk mereka yang kerap dilupakan, anak-anak istimewa yang hidup dalam dunia yang belum sepenuhnya ramah pada keberagaman.

Sudah satu bulan satu pekan, Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli & Firza Paloh berdiri teguh sebagai tempat bertumbuh bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Mereka datang dengan keterbatasan fisik, tapi pulang membawa pelukan, semangat, dan harapan baru. Sebuah rumah sederhana yang kini menjadi pelita bagi banyak keluarga di Batam dan sekitarnya.

BACA JUGA:  Didukung GARPU dan BTN, YAIS Batam dan Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli & Firza Paloh Buka Layanan Fisioterapi Gratis

“Kami tidak punya alat canggih atau gedung megah,” tutur Titin Mandiri, pengelola rumah singgah, “tapi kami punya kasih. Dan dari kasih itulah semua ini tumbuh,” imbuhnya lagi.

Salah satu anak penerima terapi fisioterapis di Rumah Singgah Ar-rahman Rusli dan Firza Paloh. Foto: INIKEPRI.COM

22 Anak, 22 Cerita Haru

Selama waktu singkat itu, sudah 22 anak istimewa yang menjalani fisioterapi secara berkala di Rumah Singgah. Namun, lebih dari sekadar terapi fisik, tempat ini juga menghadirkan layanan konseling yang membalut luka-luka emosional baik bagi anak maupun orang tua mereka. Di balik tawa seorang anak yang bisa duduk tegak untuk pertama kalinya, ada air mata seorang ibu yang akhirnya merasa tidak sendirian.

Setiap Selasa dan Kamis, sejak pagi pukul 08.00, rumah ini mulai hidup dengan aktivitas yang penuh makna. Tangisan dan tawa menyatu. Anak-anak dengan segala keterbatasannya mencoba untuk belajar duduk, berdiri, melangkah, bahkan hanya sekadar menggenggam. Dan di sudut lain, para orang tua saling menyemangati, saling bertukar cerita—dalam bahasa cinta yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang sama-sama sedang berjuang.

BACA JUGA:  Pelukan Iduladha di Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli dan Firza Paloh: Kisah Cinta untuk Anak-Anak Istimewa

“Kami tidak hanya merawat tubuh anak-anak, tapi juga jiwa para orang tua. Banyak dari mereka yang sebelumnya tak tahu harus ke mana. Sekarang, mereka saling menguatkan. Ini bukan sekadar terapi, ini tentang kemanusiaan,” ujar Titin, dengan mata berkaca-kaca.

Orang tua dari para anak yang menjalani fisioterapi di Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli dan Firza Paloh sangat menyambut baik kegiatan ini. Foto: INIKEPRI.COM

Lebih dari Sekadar Terapi

Yang membedakan Rumah Singgah Ar-Rahman dengan fasilitas serupa adalah pendekatan holistik yang digunakan. Di sini, anak-anak tak hanya datang untuk terapi, tapi diantar jemput secara gratis. Saat mereka menjalani terapi, makanan dan minuman telah disiapkan dengan gotong royong oleh para orang tua—sebuah harmoni kemanusiaan yang langka di zaman ini.

“Kami memasak bersama. Ada yang bawa telur, ada yang bawa cabai dan sayuran, ada yang hanya bawa senyum. Tapi semua merasa cukup. Semua saling memberi, semua saling menerima,” kenang Titin penuh haru.

Rumah singgah ini juga menjadi tempat berteduh bagi mereka yang datang dari luar Batam untuk berobat. Salah satunya adalah seorang pria dari Tanjung Balai Karimun, yang rutin menjalani kemoterapi di Batam. Setiap bulan, ia bersama keluarganya menginap satu-dua malam di rumah ini.

“Ia selalu bilang, rumah ini bukan hanya tempat menginap, tapi tempat dia merasa kuat lagi,” ungkap Titin, sembari menunjukkan ruang kecil tempat sang bapak biasa tidur.

Rumah untuk Semua Jiwa yang Letih

Di saat banyak fasilitas kesehatan yang kaku dan transaksional, Rumah Singgah Ar-Rahman hadir sebagai oasis—menyediakan kehangatan tanpa syarat. Di rumah ini, tidak ada yang merasa ditinggalkan. Tidak ada yang merasa aneh. Tidak ada yang merasa sendirian.

BACA JUGA:  Rumah Singgah ArRahman Rusli dan Firza Paloh Bersama GARPU Peringati Hari Cerebral Palsy se-Dunia

Setiap anak dipanggil dengan namanya, bukan dengan diagnosisnya. Setiap orang tua dipeluk dengan empati, bukan dikasihani. Dan setiap relawan yang datang, meninggalkan sepotong jiwanya di sana.

“Kami ingin dunia tahu, bahwa anak-anak ini bukan beban. Mereka adalah berkah yang hanya butuh ruang untuk tumbuh dan dicintai,” tegas Titin.

Terbuka untuk Siapa Saja

Rumah Singgah Ar-Rahman Rusli & Firza Paloh membuka pintunya setiap Selasa dan Kamis, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Untuk mendaftar, orang tua atau wali dapat menghubungi nomor: 0822-8684-8508.

Titin berharap, semakin banyak masyarakat yang ikut terlibat. Entah dengan menjadi relawan, menyumbang fikiran & gagasan maupun materi, atau sekadar datang dan berbagi waktu.

“Cinta tidak harus mahal. Kadang, cukup dengan hadir dan peduli.”

Penulis : IZ

Berita Terkait

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026
Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55
Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Berita Terbaru