Santri Perdana dari Mamud, Ananda Fahmi, Mondok di Ponpes Baitul Mukhlasin Musai

- Publisher

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Baitul Mukhlasin Lingga. Foto: INIKEPRI.COM

Yayasan Baitul Mukhlasin Lingga. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Sebuah langkah penuh harapan ditempuh Ananda Fahmi, remaja asal Desa Mamud, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, yang kini resmi menjadi santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Mukhlasin Musai. Ia tercatat sebagai santri perdana dari desanya yang menempuh pendidikan agama di lembaga yang dikelola Yayasan Baitul Mukhlasin Lingga.

Keputusan Fahmi untuk mondok tak hanya menjadi catatan penting bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi generasi muda di daerah-daerah kepulauan Lingga, khususnya Senayang dan wilayah-wilayah pemekarannya.

BACA JUGA:  Pimpin PAN Lingga, Pangja Hangtiga Pawelloy Optimis Tatap Pemilu 2024
Ananda Fahmi, remaja asal Desa Mamud, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga. Foto: INIKEPRI.COM

“Insyaallah, Yayasan Baitul Mukhlasin Lingga melalui Ponpes Baitul Mukhlasin Musai akan terus berkiprah dan membersamai Pemerintah Kabupaten Lingga dalam mewujudkan cita-cita besar dunia pendidikan, terutama di wilayah kepulauan seperti Senayang yang penuh tantangan geografis,” ujar Pimpinan Pondok, KH. Dhasmaroni Jaya.

Ia menambahkan, Senayang dan sekitarnya memiliki potensi besar, namun akses antar pulau yang dipisahkan lautan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, lembaga pendidikan seperti pesantren diharapkan dapat menjadi titik sentral dalam membangun karakter dan daya saing generasi muda.

BACA JUGA:  Polres Lingga Salurkan Bantuan Cat untuk Pembersihan dan Perawatan Situs Budaya di Desa Mepar

“Kami berharap kehadiran Ananda Fahmi dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya di Desa Mamud dan sekitarnya, untuk terus semangat melanjutkan pendidikan, bahkan hingga ke perguruan tinggi,” tutur KH. Dhasmaroni.

BACA JUGA:  Nizar, Daria, dan Wello Diperiksa Bareskrim, Ada Apa dengan Kabupaten Lingga?

Lebih dari itu, pimpinan pondok berharap Fahmi bisa betah dan bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu hingga berhasil, sehingga kelak mampu kembali dan berkontribusi nyata membangun kampung halaman tercinta.

“Jika kamu bersungguh-sungguh, kesuksesan dunia dan akhirat akan menjadi milikmu,” pesan KH. Dhasmaroni kepada Fahmi.

Semangat perjuangan Fahmi menggambarkan bahwa pendidikan adalah jalan menuju kemajuan daerah, bangsa, dan agama.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dari Daik ke OMI Provinsi, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Bawa Harapan Madrasah
Unik! Dua Pasang Pengantin Akad Nikah di Atas Perahu LANTERA di Lingga
Toreh Prestasi di OMI 2026, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Wakili Lingga ke Tingkat Provinsi
Karhutla Lingga Meluas 12 Hektare, Lahan Gambut dan Angin Kencang Jadi Kendala
Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026
10 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Terima Beasiswa BAZNAS Lingga
Semarak HUT ke-81 RI, MTsN Lingga Gelar E-Sport Football Cup Antar Kelas
Cek Kesehatan hingga Vaksin HPV, MIN Lingga Gelar BIAS Bersama Puskesmas Dabo Lama

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Dari Daik ke OMI Provinsi, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Bawa Harapan Madrasah

Kamis, 17 September 2026 - 11:10 WIB

Unik! Dua Pasang Pengantin Akad Nikah di Atas Perahu LANTERA di Lingga

Senin, 14 September 2026 - 08:58 WIB

Toreh Prestasi di OMI 2026, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Wakili Lingga ke Tingkat Provinsi

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Karhutla Lingga Meluas 12 Hektare, Lahan Gambut dan Angin Kencang Jadi Kendala

Rabu, 9 September 2026 - 06:17 WIB

Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026

Berita Terbaru