INIKEPRI.COM – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menginisiasi langkah strategis dengan menggelar rapat kerja bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau, Soendiarto ST MT, guna mendorong percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang krusial bagi masyarakat Natuna.
Bertempat di Gedung Daerah Natuna, rapat ini menjadi respons atas kondisi jalan yang kian memprihatinkan dan berdampak pada mobilitas warga serta sektor ekonomi lokal. Dalam pertemuan tersebut, Cen Sui Lan menyampaikan secara rinci sejumlah usulan prioritas pembangunan jalan sebagai solusi konkrit membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat ketahanan pangan.
“Saat ini, Natuna membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan penghubung antarwilayah yang kondisinya sudah rusak berat dan menjadi akses utama aktivitas masyarakat,” tegas Cen Sui Lan.
Adapun beberapa ruas jalan yang diajukan untuk segera diperbaiki antara lain:
- Jalan Utama Pelantar Sedanau sepanjang 600 meter,
- Jalan Patimura Sedanau sepanjang 600 meter,
- serta pembangunan Jalan Lingkar Sedanau yang selama ini menjadi harapan besar masyarakat.
Selain itu, Cen Sui Lan juga mengusulkan pembangunan lanjutan Jembatan Gantung Desa Segeram, sebagai konektor antar desa yang vital bagi pergerakan logistik dan masyarakat.
Tak hanya fokus pada jalan darat, Cen Sui Lan turut memaparkan rencana pengembangan Pulau Serasan sebagai destinasi pariwisata unggulan, terlebih dengan hadirnya Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Menurutnya, pengembangan wilayah perbatasan tak akan maksimal tanpa infrastruktur jalan yang merata.
“Kami ingin Serasan bisa tampil sebagai beranda depan Indonesia yang membanggakan. Maka pembangunan jalan di setiap desa, termasuk di Kecamatan Serasan Timur, harus segera diselesaikan,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala BPJN Kepri Soendiarto menyatakan dukungan penuh terhadap usulan Pemkab Natuna. Ia menilai pertemuan ini penting sebagai bagian dari sinergi pusat dan daerah dalam mengurai tantangan pembangunan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
“Ini langkah nyata membangun dari pinggiran. Kami berkomitmen membantu pemerintah daerah mempercepat realisasi infrastruktur yang benar-benar berdampak langsung ke masyarakat,” ujar Soendiarto.
Dengan komitmen bersama ini, diharapkan pemerataan pembangunan jalan di Natuna segera terwujud. Selain memperlancar mobilitas, infrastruktur yang memadai juga diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam mendorong sektor pariwisata, pertanian, hingga perekonomian lokal.
Penulis : RP
Editor : IZ

















