Gubernur Kepri Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2025: Infrastruktur Dasar Tetap Jadi Prioritas

- Admin

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Kepri, Rabu (6/8/2025), bertempat di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Kepri, Rabu (6/8/2025), bertempat di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai menyesuaikan arah kebijakan fiskal dan pembangunan untuk sisa tahun anggaran 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Kepri, Rabu (6/8/2025), bertempat di Ruang Sidang Utama Balairung Raja Khalid.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, serta perwakilan instansi vertikal dan OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

Dalam pidato resminya, Gubernur Ansar memaparkan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025, yang disusun berdasarkan dinamika terbaru pelaksanaan program dan realisasi anggaran selama semester pertama tahun berjalan.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Pimpin Goro di Pulau Penyengat dan Taman Gurindam 12

“Perubahan ini bukan hanya bentuk respons terhadap dinamika pembangunan, tetapi juga bagian dari penyesuaian atas realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang telah terjadi sampai pertengahan tahun,” ungkap Gubernur Ansar.

Penyesuaian Proyeksi Pendapatan dan Belanja

Dalam perubahan tersebut, Pendapatan Daerah Kepri tahun 2025 diproyeksikan menjadi sekitar Rp3,91 triliun, mengalami penurunan dibanding target awal. Penyesuaian ini, kata Gubernur, disebabkan oleh menurunnya pendapatan dari dana transfer, yang merupakan dampak dari kebijakan nasional dalam pengelolaan keuangan negara.

Baca Juga :  Ansar Pimpin Rakor DKPBPB Bintan-Karimun, Dorong Percepatan Investasi dan Penguatan Kelembagaan

Sementara itu, total belanja daerah setelah perubahan diperkirakan akan mencapai Rp3,93 triliun, difokuskan untuk mendukung program prioritas yang langsung menyentuh kepentingan dasar masyarakat.

“Prioritas utama tetap pada pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sinkronisasi dengan RPJPN, RPJMN dan Visi Pemerintah Pusat

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ansar juga menyampaikan bahwa arah pembangunan di Kepri mulai diselaraskan dengan RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029, serta visi-misi Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024–2029.

Fokus pembangunan nasional tersebut antara lain mencakup pembangunan manusia unggul, pertumbuhan ekonomi inklusif, transformasi digital, dan penguatan ekonomi hijau, yang turut diadopsi dalam strategi pembangunan daerah.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Minta Natuna Jadi KSOP ke Menhub, Guna Kelangsungan Nelayan Kabupaten Tapal Batas

“Kami berkomitmen menjaga pengelolaan fiskal yang sehat dan transparan. Setiap rupiah dari APBD harus memberikan dampak nyata bagi rakyat,” tegas Ansar.

Apresiasi untuk DPRD Kepri

Menutup pidatonya, Gubernur Ansar mengapresiasi DPRD Kepri atas sinergi dan kerja sama yang telah terbangun. Ia berharap pembahasan lanjutan atas Rancangan Perubahan KUA dan PPAS dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik demi kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB