INIKEPRI.COM – Sejarah baru tercatat dalam perjalanan Kabupaten Natuna. Melalui Sidang Paripurna DPRD Natuna yang digelar pada Selasa (19/8/2025), Ranperda Lambang Daerah resmi disetujui menjadi Peraturan Daerah, sekaligus ditandai dengan peluncuran Himne Daerah Natuna.
Sidang paripurna yang berlangsung di ruang rapat DPRD Natuna itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Rusdi, dan dihadiri oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, Wakil Bupati Jarmin Sidik, Sekda Kabupaten Natuna, unsur Forkopimda, anggota DPRD, para kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta undangan lainnya.
Dukungan Penuh Fraksi DPRD
Dalam pandangan akhir fraksi-fraksi, seluruh perwakilan menyampaikan sikap, masukan, dan dukungan mereka terhadap Ranperda Lambang Daerah. Hasilnya, mayoritas fraksi menyetujui agar lambang daerah ditetapkan menjadi simbol resmi identitas Natuna.
“Ini adalah wujud komitmen kita bersama dalam menjaga jati diri dan marwah Natuna melalui simbol daerah yang akan digunakan secara resmi,” ujar salah satu juru bicara fraksi dalam penyampaian sikap politiknya.
Apresiasi dari Bupati Natuna
Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPRD dan seluruh pihak yang mendukung lahirnya lambang daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua fraksi DPRD Natuna yang telah memberikan persetujuan terhadap Ranperda Lambang Daerah. Ke depan, pemerintah daerah akan segera melakukan sosialisasi kepada seluruh OPD, sekolah, pemerintah desa, kelurahan hingga kecamatan, agar lambang ini dipahami dan digunakan secara resmi oleh semua lapisan masyarakat,” ucap Cen Sui Lan.

Tidak hanya itu, Ia juga memberi apresiasi khusus kepada Erson Gempa, pencipta Himne Daerah Natuna.
“Lagu ini sarat dengan filosofi dan harapan besar bagi masa depan Natuna, menjadi pengikat semangat kebersamaan masyarakat untuk terus maju,” tambahnya.
Harapan DPRD Natuna
Ketua DPRD Natuna Rusdi menegaskan bahwa lahirnya Lambang Daerah dan Himne Daerah bukan hanya formalitas, melainkan simbol kebersamaan masyarakat Natuna.
“Saya berharap dengan ditetapkannya Lambang Daerah ini, seluruh masyarakat dapat merasa bangga dan menjadikannya simbol persatuan. Begitu juga dengan hadirnya Himne Daerah, semoga dapat membangkitkan rasa cinta dan semangat membangun Natuna,” ujarnya.
Momen Istimewa: Himne Daerah Perdana Diperdengarkan
Salah satu momen paling berkesan dalam sidang paripurna kali ini adalah peluncuran Himne Daerah Natuna. Lagu kebesaran tersebut pertama kali diperdengarkan di hadapan peserta sidang. Nuansa syahdu bercampur haru menyelimuti ruangan, disambut dengan tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi.
Himne yang kental dengan nuansa lokal itu diharapkan menjadi warisan budaya, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tanah kelahiran, sekaligus memperkuat identitas Natuna sebagai daerah strategis di perbatasan NKRI.
Penandatanganan Persetujuan
Acara ditutup dengan prosesi penandatanganan persetujuan bersama Ranperda Lambang Daerah oleh pimpinan DPRD dan Bupati Natuna, sekaligus meresmikan penggunaan Lambang Daerah dan Himne Daerah.
Dengan lahirnya dua simbol penting ini, Natuna kini memiliki identitas resmi yang semakin memperkokoh rasa kebersamaan, mempertegas jati diri daerah, dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan ke depan.
Penulis : RP
Editor : IZ

















