INIKEPRI.COM – Natuna kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pembangunan pasar ikan modern di Kabupaten Natuna segera direalisasikan.
Proyek bernilai Rp91,2 miliar ini didukung penuh hibah dari Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dalam kunjungan kerjanya ke Natuna, Selasa (26/8/2025), menegaskan bahwa pasar modern ini bukan sekadar ruang transaksi jual-beli ikan.
Lebih dari itu, pasar tersebut akan menjadi pusat ekonomi baru, ikon maritim, sekaligus bukti keseriusan pemerintah dalam mendorong sektor perikanan yang lebih maju, higienis, dan berkelanjutan.
“Kami sepakat membangun pasar ikan modern yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga menyediakan fasilitas kuliner yang bersih dan nyaman, serta tidak menimbulkan bau tidak sedap,” ujar Trenggono.
Detail Pembangunan: 17.653 m² Lahan, Fasilitas Lengkap
Pasar modern akan dibangun di Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur. Lahan seluas 17.653 meter persegi telah disiapkan, terdiri atas 7.629 meter persegi daratan dan 10.024 meter persegi lahan laut yang akan direklamasi.
Fasilitas yang akan dibangun meliputi:
- Pabrik es & gudang pendingin untuk menjaga mutu hasil tangkapan
- Pasar ikan higienis
- Dermaga modern
- Area kuliner berbasis hasil laut
- Toilet umum & IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)
- Tempat pembuangan sementara (TPS)
- Sumber daya listrik (power supply)
Taman & area parkir luas
Trenggono menegaskan proyek ini sudah melewati proses tender. “Sudah ada pemenang tender dan pembangunan akan segera dimulai,” ujarnya.
Dari Gagasan Lama Jadi Aksi Nyata
Menurut dia, rencana pembangunan pasar ikan modern di Natuna sebenarnya telah lama digagas. Namun, realisasi baru bisa dilakukan setelah ia melakukan kunjungan langsung dan mendapat dukungan penuh dari kepala daerah.

“Sekarang saya sudah datang ke sini, didukung oleh ibu bupati. Banyak hal yang harus diselesaikan, dan beliau akan segera menyelesaikan. Jadi saya optimis pembangunan ini akan berjalan lancar,” tegasnya.
Trenggono menambahkan, pasar modern ini akan menjadi proyek percontohan bagi daerah kepulauan lain di Indonesia. Pengelolaan nantinya diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih, sehingga masyarakat bisa terlibat langsung dalam pengelolaannya.
Apresiasi dari Daerah
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyambut baik langkah KKP. Ia menilai kehadiran pasar modern ini akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri yang sudah memberi perhatian besar kepada Natuna. Dengan adanya pasar ikan modern, kami berharap masyarakat merasakan langsung peningkatan kesejahteraan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” ujar Cen Sui Lan.
Dengan fasilitas modern dan dukungan pemerintah pusat, Natuna berpeluang besar menjadikan sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Pasar ikan modern ini bukan hanya menjawab kebutuhan nelayan, tetapi juga menciptakan wajah baru Natuna sebagai pusat perdagangan maritim di perbatasan.
Penulis : IZ

















