Resmi Berstatus Internasional, Selat Lampa Disiapkan Jadi Simpul Dagang Global Natuna

- Publisher

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Pemprov Kepulauan Riau bersama Pemkab Natuna menggelar audiensi dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, di Jakarta, Senin (8/9). Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

Pemprov Kepulauan Riau bersama Pemkab Natuna menggelar audiensi dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, di Jakarta, Senin (8/9). Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

INIKEPRI.COM – Babak baru perekonomian Natuna dimulai. Pelabuhan Selat Lampa resmi ditetapkan sebagai pelabuhan internasional melalui Surat Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Nomor AL.301/II/14/DP-25 tertanggal 1 Juli 2025.

Keputusan strategis ini menempatkan Natuna, wilayah terdepan NKRI di Laut Natuna Utara, pada jalur emas perdagangan global. Status baru tersebut membuka peluang besar bagi transformasi ekonomi perbatasan melalui arus ekspor-impor yang lebih terkelola.

Audiensi di Kemendag

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kepulauan Riau bersama Pemkab Natuna menggelar audiensi dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, di Jakarta, Senin (8/9). Pertemuan ini merupakan kelanjutan rapat koordinasi sebelumnya pada 25 Agustus 2025 di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Forum strategis tersebut dihadiri Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Bupati Natuna Cen Sui Lan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri, Kepala Disperindagkopum Natuna, serta sejumlah pelaku usaha ekspor-impor.

BACA JUGA:  Menjemput Harapan dari Perbatasan: Langkah Strategis Cen Sui Lan di Kementerian Transmigrasi

Bupati: Jangan Hanya Administratif

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan bahwa penetapan Selat Lampa tak boleh berhenti pada aspek administratif. Status internasional harus segera diikuti percepatan aktivitas perdagangan luar negeri.

“Pelabuhan internasional harus benar-benar hidup, bukan sekadar papan nama. Ini momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, sekaligus meneguhkan Natuna sebagai pintu gerbang perdagangan nasional di perbatasan. Karena itu, fasilitas kepabeanan, karantina, dan logistik berstandar internasional harus segera kita siapkan,” tegas Cen Sui Lan.

Gubernur: Integrasi dengan Perdagangan Global

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut penetapan ini sebagai bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi maritim di kawasan perbatasan.

“Dengan status internasional, Selat Lampa akan mengintegrasikan Natuna ke jejaring perdagangan global. Pasar bagi produk unggulan kita, terutama perikanan tangkap, olahan laut, dan potensi energi, akan terbuka lebih luas,” ujar Ansar.

BACA JUGA:  Wow, Tahun Ini Cen Sui Lan Bangun 431 RTLH untuk Masyarakat Natuna

Dukungan Pemerintah Pusat

Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Drs. Isy Karim, M.Si, menyatakan apresiasi atas langkah proaktif Pemprov Kepri dan Pemkab Natuna.

“Kementerian Perdagangan siap mendukung penyelenggaraan kegiatan ekspor-impor di Selat Lampa sesuai regulasi yang berlaku, baik klasifikasi komoditas maupun perizinannya,” jelasnya.

Hasil audiensi ini akan dilaporkan kepada Menteri Perdagangan sebagai dasar penguatan kebijakan lanjutan.

Momentum Kedaulatan Ekonomi

Bupati Cen Sui Lan menyampaikan terima kasih atas komitmen Kementerian Perdagangan. Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan transformasi Natuna.

“Dengan regulasi yang jelas, infrastruktur memadai, serta kesiapan pelaku usaha lokal, Selat Lampa akan menjadi katalis integrasi ekonomi perbatasan dengan arus perdagangan global,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati Cen Sui Lan: APBD-P 2025 Prioritaskan Pelayanan Publik dan Pelunasan Kewajiban Daerah

Penetapan Selat Lampa juga dipandang sebagai momentum memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia di Laut Natuna Utara. Aktivitas perdagangan lintas batas yang terkelola baik bukan hanya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, tetapi juga meneguhkan kehadiran negara di garis depan perbatasan.

Visi Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan pengembangan ekosistem pelabuhan berdaya saing tinggi: pembangunan kawasan industri penunjang, fasilitas bongkar muat modern, hingga penerapan teknologi informasi dalam logistik.

Visi ini diharapkan menjadikan Selat Lampa tak sekadar pelabuhan ekspor-impor, melainkan simpul perdagangan maritim yang menghubungkan Natuna dengan pasar internasional sekaligus mendorong pemerataan pembangunan ekonomi nasional dari wilayah terdepan Republik Indonesia.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Sembako Murah Hadir untuk Ringankan Beban Warga, Cen Sui Lan Ingin Menjangkau Seluruh 17 Kecamatan
Tinjau Proyek Pasar Ikan Ranai: “Kalau Tidak Libatkan Masyarakat, Marah Kita,” Tegas Cen Sui Lan ke Kontraktor
Sunset Dinner Penuh Makna bersama Pangkoarmada I, Cen Sui Lan: “Natuna Adalah Surga di Tengah Samudra”
170 Murid SD Berlaga di Natuna, Raja Mustakim Siapkan Generasi Emas
Cen Sui Lan Jamu Petinggi TNI, Natuna Ditegaskan sebagai Garda Terdepan NKRI
Cen Sui Lan Sambut Pangkogabwilhan I Kunto Arief Wibowo, Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan Natuna
Menjelang Idul Adha, Pemkab Natuna Turunkan Operasi Pasar Murah ke Tiga Kecamatan
Selangkah Lagi Mendunia, Geopark Natuna Matangkan Langkah Menuju UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:10 WIB

Sembako Murah Hadir untuk Ringankan Beban Warga, Cen Sui Lan Ingin Menjangkau Seluruh 17 Kecamatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:58 WIB

Tinjau Proyek Pasar Ikan Ranai: “Kalau Tidak Libatkan Masyarakat, Marah Kita,” Tegas Cen Sui Lan ke Kontraktor

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:30 WIB

Sunset Dinner Penuh Makna bersama Pangkoarmada I, Cen Sui Lan: “Natuna Adalah Surga di Tengah Samudra”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:27 WIB

170 Murid SD Berlaga di Natuna, Raja Mustakim Siapkan Generasi Emas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:31 WIB

Cen Sui Lan Jamu Petinggi TNI, Natuna Ditegaskan sebagai Garda Terdepan NKRI

Berita Terbaru