INIKEPRI.COM – Program Koperasi Kelurahan Merah Putih mulai menunjukkan wujud nyata di Kota Batam. Di tengah upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan, lima koperasi di dua kecamatan padat penduduk, Nongsa dan Sagulung, telah selesai dibangun dan siap menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, mengatakan kelima koperasi tersebut telah diresmikan secara serentak pada 16 Mei 2026.
“Lima titik sudah selesai dibangun dan diresmikan serentak,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Kelima lokasi itu berada di Kelurahan Sambau, Batu Besar, Sei Pelunggut, Sei Langkai, dan Tembesi.
Meski pembangunan fisik telah tuntas, sebagian besar koperasi belum sepenuhnya beroperasi karena masih menunggu pengisian gerai dari pusat melalui PT Agrinas.
“Untuk pengisian gerainya masih menunggu dari pusat,” kata Salim.
Nantinya, setiap koperasi akan mengembangkan jenis usaha sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Mayoritas direncanakan memiliki gerai sembako, penjualan LPG, hingga layanan obat-obatan.
Di Kelurahan Sagulung Kota, salah satu koperasi bahkan sudah mulai melayani masyarakat meski bangunannya belum selesai 100 persen.
“Walaupun bangunannya belum sepenuhnya selesai, mereka sudah operasional,” ungkap Salim.
37 Titik Masih Dibangun
Pemko Batam menargetkan pembangunan 64 Koperasi Kelurahan Merah Putih sesuai jumlah kelurahan di kota ini. Selain lima yang telah rampung, sebanyak 37 titik masih dalam tahap pembangunan fisik, sementara 22 titik lainnya masih dalam proses administrasi dan penyelesaian lahan.
Salah satu koperasi yang telah selesai berada di Sei Pelunggut. Bangunan tersebut berdiri di atas lahan fasilitas umum seluas 600 meter persegi milik Pemerintah Kota Batam dan dikerjakan selama lima bulan.
Warga setempat, Zaidun, menyambut positif kehadiran koperasi tersebut.
“Bagus karena lokasinya berada di tengah masyarakat. Kalau sudah buka, tentu kami dukung,” ujarnya.
Namun, menurutnya, masyarakat tetap berharap harga produk yang dijual benar-benar kompetitif.
“Walaupun dekat, masyarakat tetap akan mempertimbangkan harga sembakonya,” katanya.
Keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi di tingkat kelurahan, memudahkan akses kebutuhan pokok, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















