Prabowo Bongkar Rp5.600 Triliun Kekayaan RI Bocor ke Luar Negeri, Gaji Guru dan ASN Jadi Korban

- Publisher

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye

INIKEPRI.COM – Presiden Prabowo Subianto mengungkap salah satu akar persoalan yang selama ini membuat gaji guru, aparatur sipil negara (ASN), hingga aparat penegak hukum belum optimal: kebocoran kekayaan negara yang mengalir ke luar negeri selama puluhan tahun.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Prabowo menyebut keuntungan Indonesia selama 22 tahun mencapai 436 miliar dolar AS. Namun, dari jumlah tersebut, sekitar 343 miliar dolar AS justru mengalir ke luar negeri.

BACA JUGA:  Dikukuhkan Wali Kota, IKRAL Diharapkan Jadi Jembatan Aspirasi Warga Rempang Galang

Jika dikonversi dengan kurs sekitar Rp16.400 per dolar AS, nilai dana yang keluar itu setara lebih dari Rp5.600 triliun.

“Ini yang menyebabkan gaji guru kecil, gaji aparat penegak hukum kecil, gaji ASN kecil. Anggaran kita selalu terasa tidak cukup,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, praktik pengaliran kekayaan nasional tersebut sudah berlangsung lama dan dilakukan melalui berbagai modus, salah satunya under invoicing, yaitu pelaporan nilai ekspor lebih rendah dari nilai sebenarnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Terbitkan PP Nomor 25 Tahun 2025: Perkuat Tata Kelola, Struktur, dan Sistem Perizinan di KPBPB

Dalam praktik ini, perusahaan di dalam negeri menjual komoditas kepada perusahaan afiliasinya di luar negeri dengan harga jauh di bawah harga pasar, sehingga sebagian keuntungan tersimpan di luar Indonesia.

Prabowo menyebut modus tersebut terjadi pada sejumlah komoditas strategis seperti batu bara dan minyak kelapa sawit.

Selain under invoicing, pemerintah juga menemukan praktik transfer pricing, under counting, hingga penyelundupan melalui pelabuhan.

BACA JUGA:  Amsakar Lepas 96 Calon Jamaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Batam

“Kita sudah hitung. Selisih antara yang dilaporkan dan kondisi sebenarnya sering mencapai 50 persen,” ungkapnya.

Karena itu, Prabowo menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh terhadap institusi negara, termasuk sektor bea dan cukai, agar kekayaan Indonesia tidak terus bocor dan manfaatnya benar-benar kembali kepada rakyat.

Menurutnya, jika kebocoran dapat ditekan, ruang fiskal pemerintah akan jauh lebih kuat untuk meningkatkan kesejahteraan guru, ASN, aparat penegak hukum, serta membiayai pembangunan nasional.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Gelar Pelantikan 27 Pejabat Eselon II, Perkuat Akselerasi Investasi dan Pembangunan Batam
Sebelum Berangkat Haji, Amsakar Serahkan Tongkat Komando ke Li Claudia: ASN Diingatkan Jangan Ada Kubu-Kubuan
Amsakar Pimpin Harkitnas 2026, Ingatkan Ancaman Digital terhadap Masa Depan Anak Bangsa
Li Claudia Bongkar Pasal Demi Pasal RTRW Kepri, Pulau Berpenghuni Diusulkan Wajib Punya Pelabuhan
Setelah BTN, Amsakar Gandeng BRK Syariah, UMKM Batam Bisa Pinjam Rp20 Juta Tanpa Bunga
BP Batam Kecam Perusakan Puluhan Tanaman Bugenvil, Ariastuty: “Tindakan Vandalisme Ini Ciderai Semangat Kolektif Program Penataan Kota”
Iduladha 1447 H di Batam Bakal Semarak: Ada Pawai Takbir, Salat Id. Simak Di Sini Jadwalnya!
Beda Karakter, Sama Visi: “Kami Komplementer”, Amsakar Ungkap Kunci Kekompakan dengan Li Claudia

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39 WIB

BP Batam Gelar Pelantikan 27 Pejabat Eselon II, Perkuat Akselerasi Investasi dan Pembangunan Batam

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00 WIB

Sebelum Berangkat Haji, Amsakar Serahkan Tongkat Komando ke Li Claudia: ASN Diingatkan Jangan Ada Kubu-Kubuan

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:14 WIB

Prabowo Bongkar Rp5.600 Triliun Kekayaan RI Bocor ke Luar Negeri, Gaji Guru dan ASN Jadi Korban

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:12 WIB

Amsakar Pimpin Harkitnas 2026, Ingatkan Ancaman Digital terhadap Masa Depan Anak Bangsa

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:07 WIB

Li Claudia Bongkar Pasal Demi Pasal RTRW Kepri, Pulau Berpenghuni Diusulkan Wajib Punya Pelabuhan

Berita Terbaru