INIKEPRI.COM – Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan posisi strategis Natuna sebagai gerbang sekaligus jantung kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) saat menerima kunjungan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Kunto Arief Wibowo dan Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Haris Bima, Jumat (15/5/2026).
Kunjungan dua petinggi TNI tersebut menjadi simbol kuat perhatian negara terhadap Natuna sebagai wilayah perbatasan terdepan Indonesia di utara NKRI.
Jamuan resmi digelar di Gedung Daerah Natuna dan dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah undangan lainnya.
“Kehadiran bapak-bapak sekalian merupakan kehormatan dan kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Natuna,” ujar Cen Sui Lan.
Menurutnya, Natuna memiliki peran sangat penting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah Indonesia, khususnya di kawasan Laut Natuna Utara yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara.
Cen Sui Lan menegaskan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Natuna dan TNI menjadi fondasi utama untuk menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat pembangunan di daerah perbatasan.
“Keberadaan TNI telah memberikan rasa aman bagi masyarakat. Tidak hanya menjaga pertahanan, tetapi juga aktif membantu kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pembangunan daerah,” katanya.
Ia berharap kunjungan tersebut semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan unsur pertahanan negara, sekaligus mendorong penguatan pertahanan maritim di Natuna.
Disambut dengan Adat Melayu
Sebelumnya, Pangkoarmada I Laksda TNI Haris Bima beserta rombongan disambut secara adat Melayu di Bandara Ranai.
Prosesi diawali dengan pemasangan tanjak oleh Bupati Cen Sui Lan sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan. Penyambutan juga dimeriahkan tari persembahan serta prosesi tepung tawar yang sarat makna doa keselamatan dan keberkahan.

Setelah penyambutan, Pangkoarmada I melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Laut Ranai di kawasan Selat Lampa.
Natuna Kian Strategis dalam Pertahanan Nasional
Posisi Natuna semakin penting dalam sistem pertahanan nasional. Selain menjadi wilayah terdepan di Laut Natuna Utara, kawasan Kepulauan Riau juga telah menjadi salah satu pusat kekuatan militer Indonesia.
Keberadaan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I di Tanjungpinang, peningkatan status Lanud Raden Sadjad menjadi tipe A, serta penguatan armada laut menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam menjaga wilayah perbatasan.
Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa keamanan yang kuat akan menjadi fondasi utama bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Natuna.
“Natuna bukan hanya wilayah perbatasan, tetapi benteng terdepan yang menjaga kehormatan dan kedaulatan bangsa,” tegasnya.
Penulis : RP
Editor : IZ















