Pemko Batam Jawab Pandangan Fraksi DPRD soal Ranperda APBD 2026, Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

- Publisher

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat sidang paripurna DPRD Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Pj. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat sidang paripurna DPRD Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemko Batam menegaskan komitmennya meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan. Hal itu disampaikan dalam sidang paripurna DPRD, Selasa (15/9/2025), saat penyampaian jawaban Wali Kota atas pandangan fraksi terkait Ranperda APBD 2026.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan pandangan umum sekaligus menyetujui pembahasan Ranperda APBD 2026 ke tahap berikutnya.

“Pandangan, masukan dan saran dari fraksi menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran. Terima kasih atas dukungan yang diberikan,” ujar Firmansyah.

Menanggapi Fraksi NasDem, Pemerintah Kota Batam menjelaskan bahwa upaya peningkatan pendapatan daerah dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi, dengan dukungan inovasi digital.

Pemko menegaskan, langkah ini dilakukan tanpa menambah beban masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor informal. Selain itu, aset daerah juga dioptimalkan melalui sewa maupun kerja sama dengan pihak swasta.

BACA JUGA:  89.140 Wisman Kunjungi Batam Pada April 2023

Sejumlah fraksi, termasuk Gerindra, PAN-Demokrat-PPP, Golkar, dan PDIP, menyoroti pentingnya infrastruktur. Menanggapi hal itu, Pemko Batam memastikan pembangunan terus dipantau dan dievaluasi agar selesai tepat waktu.

“Infrastruktur yang baik akan meningkatkan daya saing daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus menyejahterakan masyarakat,” jelas Firmansyah.

Di sisi lain, aspek lingkungan juga menjadi perhatian. Pemko Batam menegaskan komitmennya terhadap penyediaan drainase memadai, penghijauan kota, serta pengelolaan sampah yang lebih baik, termasuk membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di tiga lokasi.

Pemko Batam sependapat dengan fraksi-fraksi yang menekankan pentingnya pendidikan dan kesehatan. Anggaran telah dialokasikan untuk membangun dan merehabilitasi sarana pendidikan, termasuk toilet sekolah, ruang bermain, hingga penyediaan fasilitas bagi anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas.

BACA JUGA:  DPRD Kota Batam dan KPK RI Bahas Sinergi Antikorupsi: “Integritas Tak Boleh Hanya Jadi Slogan”

Sementara di bidang kesehatan, pemerintah terus memperkuat layanan fasilitas kesehatan, menambah tenaga medis, serta memperluas program pencegahan stunting melalui pemberian gizi bagi ibu hamil dan balita.

Menjawab sorotan soal pengentasan kemiskinan, Pemko Batam menyampaikan sejumlah program yang telah dijalankan. Mulai dari pelatihan kompetensi tenaga kerja, bursa kerja, pelatihan UMKM, hingga pembangunan sarana prasarana di tingkat kelurahan.

Penguatan ekonomi kerakyatan juga terus digalakkan, termasuk melalui dukungan terhadap UMKM, industri kreatif, hingga pemberian subsidi bunga pinjaman tanpa agunan.

Fraksi PKS menyoroti persoalan kesehatan anak dan kemacetan lalu lintas. Pemerintah menjawab dengan memperkuat edukasi pola hidup sehat, skrining dini penyakit, serta menyiapkan sistem transportasi publik yang lebih handal.

“Pemko Batam juga telah menerbitkan Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Angkutan Massal Berbasis Jalan. Harapannya, masyarakat beralih ke transportasi umum yang lebih aman dan ramah lingkungan,” ujar Firmansyah.

BACA JUGA:  Ingat Simpang Jam? Kini Museum Raja Ali Haji Simpan Jam Legendaris Itu

Pemko Batam menegaskan pentingnya menjaga stabilitas politik dan harmoni sosial. Hal ini diwujudkan melalui sinergi dengan Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama, hingga paguyuban masyarakat.

Selain itu, bantuan sosial dan hibah bagi organisasi kemasyarakatan diberikan secara selektif sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Di akhir penyampaiannya, Pemko Batam menyadari masih ada pandangan umum fraksi yang belum terjawab secara detail. Hal itu akan dibahas lebih lanjut bersama Badan Anggaran DPRD Kota Batam dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Semua masukan dari fraksi DPRD sangat kami hargai. Hal ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun Batam yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutup Firmansyah.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Halalbihalal Seibeduk, Amsakar–Li Claudia Ajak Warga Perkuat Persatuan Bangun Batam
PT Indo Matra Powerpoint Tahan THR dan Gaji 12 Karyawan, Disnaker Diminta Turun Tangan
Reses di Taman Sari Hijau, Rival Pribadi Serap Aspirasi dan Dorong Warga Kompak
Tinjau Pelabuhan Internasional Batam Center dan Harbour Bay, Amsakar – Li Claudia Komitmen Benahi Kualitas Layanan Penumpang
BPK Kepri Apresiasi Batam Sampaikan LKPD 2025 Tepat Waktu
Tahun Perdana Amsakar–Li Claudia, Pendapatan Batam Tembus Rp4,29 Triliun
Sekda Batam Pimpin Rapat Prognosis 2027, Target Pendapatan Rp5,2 Triliun
Istisqa di Tengah Kekeringan, Ketua DPRD Batam Ajak Warga Perkuat Doa dan Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 08:07 WIB

Halalbihalal Seibeduk, Amsakar–Li Claudia Ajak Warga Perkuat Persatuan Bangun Batam

Rabu, 1 April 2026 - 06:10 WIB

PT Indo Matra Powerpoint Tahan THR dan Gaji 12 Karyawan, Disnaker Diminta Turun Tangan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:41 WIB

Reses di Taman Sari Hijau, Rival Pribadi Serap Aspirasi dan Dorong Warga Kompak

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:34 WIB

Tinjau Pelabuhan Internasional Batam Center dan Harbour Bay, Amsakar – Li Claudia Komitmen Benahi Kualitas Layanan Penumpang

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:57 WIB

Tahun Perdana Amsakar–Li Claudia, Pendapatan Batam Tembus Rp4,29 Triliun

Berita Terbaru