Gubernur Ansar Kembali Tegaskan: “Gurindam Dua Belas Tetap Gratis”

- Publisher

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan keterangan pers usai melaksanakan gelar wicara (talkshow) di RRI Tanjungpinang, Rabu (17/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan keterangan pers usai melaksanakan gelar wicara (talkshow) di RRI Tanjungpinang, Rabu (17/9/2025). Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan isu yang menyebutkan kawasan Gurindam Dua Belas dilelang sepenuhnya ke pihak swasta adalah tidak benar.

Ia memastikan kawasan ikonik di tepi laut Tanjungpinang tersebut tetap gratis dinikmati masyarakat.

Penegasan itu kembali disampaikan Gubernur Ansar saat hadir dalam siaran pagi RRI Tanjungpinang, Rabu (17/9/2025), untuk meluruskan polemik yang belakangan ramai di media sosial maupun media massa. Isu yang beredar menimbulkan kekhawatiran masyarakat bahwa akses ke Gurindam Dua Belas nantinya akan dikenakan karcis atau retribusi tambahan.

Ansar juga kembali menegaskan jika tidak semua kawasan Taman Gurindam 12 yang pengelolaannya dilelang kepada pihak ketiga/swasta.

Dari total luas 148.600 meter persegi milik Pemprov Kepri, lahan yang dilelang hanya sekitar 5 persen atau seluas 7.450 meter persegi. Area tersebut terdiri atas empat bidang tanah berukuran 500 meter persegi untuk outlet kuliner—blok Dugong, Dingkis, Gong-gong, dan Napoleon—serta satu bidang lahan parkir seluas 5.540 meter persegi.

BACA JUGA:  Ekonomi Kepri Triwulan III 2025 Tumbuh 7,48 Persen, Tertinggi di Sumatera dan Ketiga Nasional

“Terima kasih atas masukan masyarakat terkait Gurindam Dua Belas. Saya ingin meluruskan, kawasan ini kita tata bertahap karena kemampuan anggaran terbatas. Kita sudah bangun Gedung LAM dan Dekranasda, selanjutnya akan ada gelanggang wisata regeneratif dan kawasan kuliner. Nah, empat outlet kuliner branded inilah yang kita kerjasamakan dengan swasta,” papar Ansar.

Menurutnya, keterlibatan swasta diperlukan mengingat keterbatasan fiskal daerah. Ansar menegaskan hal itu sudah sesuai aturan dan tidak akan ada pungutan untuk masuk ke Gurindam Dua Belas.

Pemprov Kepri bahkan akan menyiapkan skema outsourcing petugas untuk lahan parkir di kawasan ini.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Terima Anugerah Meritokrasi dengan Predikat ‘Baik'

“Gurindam Dua Belas kami jamin bebas biaya parkir, tidak ada pungutan masuk. Kita ingin kawasan ini jadi magnet pariwisata, indah, rapi, dan bersih. Seperti revitalisasi jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah yang sekarang ramai untuk jogging, Gurindam Dua Belas juga harus jadi pusat aktivitas masyarakat,” tegas Ansar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memilah informasi yang beredar dan bersama-sama membangun Tanjungpinang agar semakin menarik minat wisatawan. Ansar mencontohkan upaya penataan Akau Potong Lembu, kawasan Kota Lama, hingga revitalisasi Pulau Penyengat yang terus dilakukan Pemprov Kepri bersama Pemko Tanjungpinang.

Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, menambahkan saat ini di Gurindam Dua Belas tengah dibangun jogging track, podium sunset, serta penyelesaian jalan yang masuk dalam program Inpres Jalan Daerah dari Presiden RI Prabowo Subianto.

BACA JUGA:  Kepri Dicanangkan Jadi Pelopor Kopdes Merah Putih Berbasis Agro Maritim

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengungkapkan Kementerian Pariwisata sudah merencanakan pembangunan Pusat Kreasi Destinasi Wisata di sebelah Gedung LAM Kepri. Fasilitas ini akan menjadi pusat informasi sekaligus ruang kreatif untuk menunjang daya tarik wisata Gurindam Dua Belas.

Hasan optimistis keberadaan kawasan ini akan mendukung pencapaian target kunjungan wisata. “Per Juli 2025, wisatawan mancanegara ke Kepri sudah tembus 1,085 juta orang, sedangkan wisatawan nusantara mencapai 2,5 juta. Dengan banyaknya event di Gurindam Dua Belas, kami yakin target wisatawan bisa tercapai dan manfaat ekonominya dinikmati kabupaten/kota,” ujarnya.

Dengan komitmen Pemprov Kepri menjadikan Gurindam Dua Belas sebagai ruang publik gratis, indah, dan representatif, kawasan ini diharapkan kian memperkuat posisi Tanjungpinang sebagai wajah ibukota Kepulauan Riau.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
“Kami Tidak Minta Gratis, Kami Minta Wajar”: Jeritan Natuna Soal Tiket Pesawat
Hadiri Tabligh Akbar AGPAII, Amsakar: Guru Agama Kunci Pembentukan Karakter
Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Ikuti Arahan Pusat, Natuna Kaji Penerapan WFH untuk ASN, Cen Sui Lan: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu
Prakiraan Cuaca Kepri 18 April: Hujan Ringan Masih Mengintai
Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal
KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:50 WIB

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

“Kami Tidak Minta Gratis, Kami Minta Wajar”: Jeritan Natuna Soal Tiket Pesawat

Minggu, 19 April 2026 - 10:51 WIB

Hadiri Tabligh Akbar AGPAII, Amsakar: Guru Agama Kunci Pembentukan Karakter

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

Sabtu, 18 April 2026 - 07:23 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 18 April: Hujan Ringan Masih Mengintai

Berita Terbaru