Amsakar Dorong Transformasi Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM Andal Hadapi Dunia Industri

- Publisher

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra saat coffee morning bersama awak media. Foto: INIKEPRI.COM

Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra saat coffee morning bersama awak media. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa tantangan besar pembangunan Batam hari ini bukan lagi soal infrastruktur atau investasi, melainkan soal kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ia menyoroti tingginya angka pengangguran yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama, meski dalam empat tahun terakhir tren penurunannya cukup signifikan.

“Batam ini ibarat magnet. Banyak yang datang dari berbagai daerah dengan harapan bisa bekerja di sini. Tapi tidak semua siap dari sisi keterampilan. Di sinilah tantangan kita bersama,” kata Amsakar dalam pertemuan bersama awak media di Batam Center, Selasa (7/10/2025).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Provinsi Kepulauan Riau mencapai 6,89 persen, tertinggi kedua secara nasional. Di Batam sendiri, TPT 2024 berada di angka 7,68 persen. Artinya, dari setiap 100 angkatan kerja, sekitar 7 hingga 8 orang masih belum memiliki pekerjaan.

Meski begitu, data menunjukkan tren positif. Jumlah pengangguran di Batam turun dari 87.903 orang pada 2020 menjadi 50.431 orang di 2024. Namun, Amsakar menilai tantangan justru semakin kompleks karena sebagian besar penganggur merupakan lulusan sekolah menengah atas (SMA) yang belum memiliki keterampilan teknis sesuai kebutuhan industri.

BACA JUGA:  PLN Batam Sukses Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan pada Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

“Kalau dilihat dari datanya, lulusan SMA mendominasi pengangguran kita. Ini bukan soal kemauan, tapi soal kesiapan. Karena itu, arah kebijakan pendidikan kita harus berubah — dari sekadar mengejar ijazah ke arah menyiapkan keterampilan yang relevan,” ujarnya menegaskan.

Dorong Link and Match Dunia Pendidikan dan Industri

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Batam kini tengah memperkuat pendidikan vokasi dan membangun sinergi antara sekolah kejuruan (SMK) dengan dunia industri.
Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan sistem link and match agar lulusan sekolah kejuruan bisa langsung terserap di dunia kerja.

“Kami ingin lulusan SMK tidak lagi bingung mencari pekerjaan. Begitu mereka selesai sekolah, sudah ada industri yang menunggu. Kalau sistem link and match ini berjalan baik, investasi yang masuk ke Batam bisa langsung tersambung dengan tenaga kerja lokal yang siap pakai,” jelas Amsakar.

BACA JUGA:  BP Batam Jadi Narasumber Pembekalan KKN, Sudirman Saad Ajak Mahasiswa Kolaborasi Kembangkan Industri Maritim

Ia menegaskan, pembangunan Batam tidak boleh hanya diukur dari besar kecilnya investasi, tetapi juga dari seberapa besar dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Yang penting bukan hanya angka investasi besar, tapi bagaimana warga Batam bisa bekerja layak, punya penghasilan, dan menikmati pertumbuhan ekonomi yang kita ciptakan,” tambahnya.

Seimbangkan Investasi Padat Modal dan Padat Karya

Amsakar juga menjelaskan karakteristik investasi di Batam yang terbagi dalam dua kategori besar: padat modal dan padat karya.
Investasi padat modal, seperti pembangunan data center, memiliki nilai ekonomi tinggi tetapi minim penyerapan tenaga kerja. Sementara itu, investasi padat karya mampu membuka banyak lapangan kerja dengan nilai investasi yang lebih kecil.

“Kita berusaha menyeimbangkan keduanya. Sektor padat modal penting untuk meningkatkan daya saing Batam sebagai kota industri modern, tapi sektor padat karya juga harus terus didorong agar masyarakat mendapatkan kesempatan kerja yang lebih luas,” terang Amsakar.

BACA JUGA:  Amsakar Ingatkan Juru Parkir Tepi Jalan: Jangan Cederai Kepercayaan Warga

Batam Tetap Tumbuh Stabil dan Kompetitif

Aksesibilitas Batam yang tinggi juga menjadi daya tarik bagi para pencari kerja. Dengan Bandara Hang Nadim yang melayani penerbangan ke berbagai kota besar di Indonesia serta konektivitas laut melalui kapal Pelni, feri cepat Batam–Dumai, dan kapal RORO ke Sumatera dan Kalimantan, Batam terus menjadi tujuan favorit bagi tenaga kerja dari berbagai daerah.

Kendati tantangan ketenagakerjaan masih ada, Amsakar tetap optimistis arah pembangunan Batam berada di jalur yang benar.
Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2024 mencapai 6,69 persen, lebih tinggi dari rata-rata provinsi (5,02 persen) maupun nasional (5,03 persen).

“Ekonomi Batam tumbuh stabil ke arah yang benar. Dengan kerja sama semua pihak — pemerintah, industri, dunia pendidikan, dan masyarakat — kita bisa menekan angka pengangguran sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi ini benar-benar inklusif,” tutupnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Dukung Penertiban Pemanfaatan Ruang Laut Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan
311 Pejabat Dilantik, Amsakar Siapkan Birokrasi Batam yang Cepat, Profesional, dan Responsif
Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun
Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang
Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan
BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps
Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:28 WIB

BP Batam Dukung Penertiban Pemanfaatan Ruang Laut Sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:13 WIB

311 Pejabat Dilantik, Amsakar Siapkan Birokrasi Batam yang Cepat, Profesional, dan Responsif

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang

Berita Terbaru