INIKEPRI.COM – Lima murid terbaik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tanjungpinang membawa nama madrasah dalam ajang Olimpiade Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Islamic Youth Festival (IYF) Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) 2026.
Kompetisi tersebut digelar secara daring pada Senin (21/9/2026), dengan mempertemukan peserta dari berbagai sekolah dan madrasah di Indonesia.
Lima murid yang dipercaya mewakili MTsN Tanjungpinang yakni Nawfal Muhammad Azzam (kelas 9.5), Ibnu Abyan Arham (9.6), Alif Media Ozil (9.6), Raida Zhafira Azzahra (8.7), dan Davy Hidayat (8.5).
Kelima murid tersebut sebelumnya telah menjalani persiapan dan pembinaan secara intensif sebagai bekal menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut.
Uji Kemampuan IPS
Dalam Olimpiade IPS IYF JSIT 2026, para peserta dihadapkan pada soal-soal yang menguji pemahaman terhadap berbagai bidang dalam ilmu pengetahuan sosial.
Materi yang diujikan mencakup geografi, sejarah, ekonomi hingga sosiologi.
Bukan hanya pengetahuan, kompetisi tersebut juga menguji ketelitian, kecepatan berpikir serta kemampuan peserta dalam menganalisis persoalan dan menentukan jawaban.
Bagi lima murid MTsN Tanjungpinang, keikutsertaan dalam ajang tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi bersama pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Tim IPS MTsN Tanjungpinang dalam kompetisi tersebut mendapat pendampingan dari Alma Ikvianti, yang selama ini turut memberikan pembinaan kepada para peserta.
Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan murid agar lebih percaya diri menghadapi kompetisi.
Kepala Madrasah Apresiasi Perjuangan Murid
Kepala MTsN Tanjungpinang, Suriyati, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja keras kelima murid yang telah membawa nama madrasah dalam ajang tingkat nasional.
Menurutnya, kompetisi seperti ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman dan membangun keberanian menghadapi tantangan akademik.
“Keikutsertaan dalam Olimpiade Islamic Youth Festival ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi murid untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman berkompetisi. Kami berharap para peserta dapat memberikan hasil terbaik dan menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Suriyati.
Pembimbing: Pengalaman Jadi Bekal Berharga
Pembimbing tim IPS, Alma Ikvianti, mengatakan seluruh peserta telah menunjukkan kesungguhan selama proses pembinaan hingga pelaksanaan kompetisi.
Ia mengapresiasi semangat belajar dan kerja keras yang ditunjukkan kelima murid MTsN Tanjungpinang.
“Kami bangga dengan semangat belajar dan kerja keras yang ditunjukkan oleh seluruh peserta. Apa pun hasil yang diperoleh nantinya, pengalaman mengikuti kompetisi tingkat nasional ini akan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” tuturnya.
Keikutsertaan lima murid tersebut sekaligus memperlihatkan upaya MTsN Tanjungpinang dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik.
Melalui ajang Olimpiade IYF JSIT 2026, para murid tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi, tetapi juga kesempatan memperluas wawasan dan menguji kemampuan mereka di tengah peserta dari berbagai daerah.
Bagi MTsN Tanjungpinang, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan pembinaan prestasi murid, sekaligus memacu lahirnya lebih banyak pelajar yang berani tampil dan mengukir prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Penulis : RP
Editor : IZ

















