INIKEPRI.COM – Kebakaran hebat kembali terjadi di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Kapal tanker MT Federal II yang sedang dalam proses perbaikan kembali dilalap si jago merah pada Rabu (15/10/2025) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Insiden ini mengejutkan para pekerja yang masih berada di area galangan. Api dilaporkan muncul tiba-tiba dari bagian lambung kapal sebelum kemudian membesar dan menjalar ke bagian atas kapal.
Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan api mulai membesar sekitar pukul 04.00 WIB dan langsung ditangani oleh tim gabungan.
“Benar, kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 04.00 WIB. Kapal yang terbakar adalah MT Federal II, kapal yang sama yang sebelumnya juga terbakar,” jelas Bimo.
Hingga pagi hari, petugas pemadam masih berupaya memadamkan sisa api di beberapa titik kapal. Sementara itu, proses evakuasi korban masih terus dilakukan.
“Untuk korban masih kita update terus, belum bisa dipastikan jumlahnya. Proses evakuasi masih berlangsung,” kata Bimo.
Kapal tanker MT Federal II sebelumnya juga terbakar di lokasi yang sama pada Selasa, 26 Juni 2025, yang menewaskan empat orang pekerja dan melukai lima lainnya.
Pasca kejadian itu, Polresta Barelang menetapkan dua orang bagian Health, Safety, and Environment (HSE) perusahaan berinisial A dan F sebagai tersangka karena dugaan kelalaian keselamatan kerja.
Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin kala itu menyebutkan, kedua tersangka diduga tidak menerapkan prosedur keamanan kerja dengan benar dalam proses perbaikan kapal.
“Benar, ada dugaan kelalaian kedua tersangka,” ujar Zaenal, beberapa waktu lalu.
Kini, insiden kebakaran kedua ini kembali memunculkan tanda tanya besar terkait standar keselamatan kerja di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia.
Sejumlah pihak mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh dan penyegelan sementara area perbaikan hingga penyebab pasti kebakaran diketahui.
Sejauh ini pula, informasi yang diterima, dua orang pekerja diduga meninggal dunia, sementara 21 orang lainnya mengalami luka-luka.
Para korban telah dievakuasi dan dilarikan ke RS Mutiara Aini Batu Aji untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT ASL Shipyard Indonesia.
Penulis : IZ

















