Cara Bebas dari Overthinking dan Trauma yang Membelenggu

- Admin

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pikiran yang terlalu aktif sering kali menjadi musuh dalam diam. Kita memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi, menyesali masa lalu yang tak bisa diubah, hingga akhirnya terjebak dalam lingkaran overthinking dan bayang-bayang trauma lama.

Menurut penjelasan psikolog Naomi Ernawati Lestari, M.Psi., dalam video Halodoc berjudul “Cara Mengatasi Overthinking dan Trauma”, kedua kondisi ini sebenarnya bisa diatasi. Namun, kuncinya ada pada kesadaran diri dan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Memikirkan skenario terburuk adalah hal yang normal. Tapi kalau berlebihan, itu bisa menjadi masalah serius bagi kesehatan mental,” ujar Naomi.

Baca Juga :  Rutin Masturbasi, Apakah Normal?

1. Memahami Akar Overthinking

Overthinking adalah bentuk mekanisme pertahanan diri. Otak berusaha mempersiapkan kemungkinan terburuk agar seseorang tidak terluka. Namun, bila berlangsung terus-menerus, justru menimbulkan kecemasan berlebih.

Naomi menyarankan beberapa cara sederhana untuk mengelola kecemasan, seperti meditasi, latihan relaksasi, hingga konseling psikologis. Dengan melatih kesadaran pikiran, tubuh bisa belajar menenangkan diri di tengah kekacauan mental.

2. Jangan Ragu Mencari Bantuan Profesional

Ketika overthinking mulai mengganggu pekerjaan, hubungan sosial, atau tidur malam, itulah tanda bahwa kamu butuh bantuan profesional.

Berkonsultasi dengan psikolog atau terapis membantu menemukan akar masalah sekaligus strategi penyembuhannya. Dukungan tenaga ahli juga memberikan perspektif baru agar pikiran tidak terus berputar pada hal negatif.

Baca Juga :  Hari Tanpa Bra Sedunia! Asal Usul Orang Indonesia Sebut Beha, Ternyata Ini Artinya

3. Belajar Melepaskan Kenangan Menyakitkan

Mengatasi trauma bukan berarti melupakan, melainkan menerima dan memproses emosi yang tertinggal.

Dengan mengenali rasa sakit dan memahami pemicunya, seseorang perlahan belajar berdamai—baik dengan dirinya sendiri maupun dengan orang yang pernah melukai.

Penerimaan ini adalah langkah pertama menuju pemulihan sejati.

4. Bangun Ulang Kepercayaan Diri dan Orang Lain

Trauma sering meninggalkan luka yang membuat seseorang sulit percaya lagi. Karenanya, perlu waktu untuk membangun kembali kepercayaan, dimulai dari diri sendiri.

Berani membuka diri, menjalin hubungan baru, dan menghargai proses adalah bagian penting dari perjalanan menuju mental yang lebih kuat dan sehat.

Baca Juga :  Innalilahi! Nunuk Nuraini, Peracik Bumbu Indomie Meninggal Dunia

5. Disiplin dalam Kebiasaan Positif

Pemulihan tidak datang dalam semalam. Naomi menekankan pentingnya kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari, seperti menulis jurnal, menjaga pola tidur, dan berlatih mindfulness.

“Perubahan kecil yang dilakukan setiap hari akan jauh lebih efektif dibanding menunggu perubahan besar datang dengan sendirinya,” ujarnya.

Konsistensi dalam kebiasaan positif membantu pikiran tetap seimbang dan tubuh lebih rileks. Pada akhirnya, kebebasan dari overthinking bukan soal melupakan masa lalu, melainkan belajar hidup damai bersamanya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dinda Ghania, Putri Sufmi Dasco Ahmad yang Meniti Panggung Musik dengan Gayanya Sendiri
Li Claudia Chandra Dianugerahi Penghargaan Perempuan Inspiratif TV One di Hari Ibu Nasional
Warisan Emosional yang Tak Disadari: Fenomena Trauma Generasional
Jeda Sejenak, Bahagia Selamanya: Pentingnya ‘Me Time’ bagi Ibu Rumah Tangga
Ingin Tetap Segar dan Muda? Terapkan 10 Langkah Ini Setiap Hari
SAPA 129, Layanan Cepat dan Aman untuk Perempuan dan Anak Korban Kekerasan
Takdir Wartawan Jadi Bupati Siak: Karena Pena Juga Bisa Jadi Pedang
Ini Arti Logo Peringatan Hari Ibu 2024

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:01 WIB

Dinda Ghania, Putri Sufmi Dasco Ahmad yang Meniti Panggung Musik dengan Gayanya Sendiri

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:23 WIB

Li Claudia Chandra Dianugerahi Penghargaan Perempuan Inspiratif TV One di Hari Ibu Nasional

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:00 WIB

Warisan Emosional yang Tak Disadari: Fenomena Trauma Generasional

Selasa, 28 Oktober 2025 - 09:34 WIB

Jeda Sejenak, Bahagia Selamanya: Pentingnya ‘Me Time’ bagi Ibu Rumah Tangga

Jumat, 24 Oktober 2025 - 06:44 WIB

Cara Bebas dari Overthinking dan Trauma yang Membelenggu

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB