Batam Kedepankan Musyawarah Demi Keadilan Warga Terdampak Proyek Marina City

- Publisher

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat menerima audiensi perwakilan warga terdampak proyek pelebaran Right of Way (ROW) jalan di kawasan Marina City, Kecamatan Sekupang, Jumat (31/10/2025), di Kantor Wali Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat menerima audiensi perwakilan warga terdampak proyek pelebaran Right of Way (ROW) jalan di kawasan Marina City, Kecamatan Sekupang, Jumat (31/10/2025), di Kantor Wali Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya untuk menempatkan kepentingan warga sebagai prioritas utama dalam setiap program pembangunan.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat menerima audiensi perwakilan warga terdampak proyek pelebaran Right of Way (ROW) jalan di kawasan Marina City, Kecamatan Sekupang, Jumat (31/10/2025), di Kantor Wali Kota Batam.

Pertemuan yang berlangsung terbuka itu dihadiri sejumlah pejabat terkait, mencerminkan keseriusan Pemko Batam dalam mencari solusi yang adil, humanis, dan berpihak kepada masyarakat.

Firmansyah menjelaskan bahwa proyek pelebaran jalan di kawasan Marina City merupakan bagian dari upaya strategis Pemko Batam untuk memperlancar arus transportasi dan memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di kawasan pesisir barat. Namun, ia menegaskan bahwa aspek sosial tetap menjadi perhatian utama pemerintah.

BACA JUGA:  98 PMI Dirawat di RSKI Pulau Galang

“Kami akan menampung seluruh aspirasi dan melakukan koordinasi lintas instansi agar solusi yang diambil tetap memperhatikan kepentingan masyarakat,” ujar Firmansyah di hadapan warga.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak boleh mengorbankan hak-hak masyarakat, melainkan harus menjadi upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Batam.

“Kami akan memastikan setiap langkah pembangunan tidak mengabaikan hak-hak masyarakat. Prinsipnya, pembangunan harus berjalan, tetapi warga juga harus mendapat perlakuan yang adil,” tegasnya.

BACA JUGA:  Konsisten Bangun Narasi Kebersamaan, Amsakar Ungkap Pesan Sejuk Usai Pilkada

Dalam forum audiensi tersebut, sejumlah perwakilan warga menyampaikan aspirasi dan kekhawatiran mereka, mulai dari persoalan kejelasan batas lahan, mekanisme ganti rugi, hingga penataan tempat tinggal setelah penggusuran. Mereka berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi yang berkeadilan serta pendampingan selama proses berlangsung.

Firmansyah memastikan bahwa semua masukan warga akan segera disampaikan kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, serta instansi teknis terkait. Ia menegaskan bahwa Pemko Batam akan mengambil langkah konkret untuk menjamin proses penyelesaian yang sesuai ketentuan dan berkeadilan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, menambahkan bahwa Pemko Batam berkomitmen menjaga keterbukaan informasi publik agar proses pembangunan berjalan transparan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

BACA JUGA:  Putus Rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Batam!

“Transparansi informasi menjadi kunci. Kami ingin masyarakat mengetahui setiap tahapan pembangunan yang berlangsung,” ungkap Rudi.

Audiensi yang berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif itu menghasilkan kesepakatan untuk membentuk tim kecil yang akan memverifikasi data warga terdampak sekaligus mengkaji opsi penanganan yang paling tepat dan manusiawi.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan infrastruktur di Batam. Selain meningkatkan konektivitas wilayah, pembangunan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta menghadirkan wajah kota yang semakin maju dan berdaya saing.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya
Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap
Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema
Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan
Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah
Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026
Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 12:00 WIB

Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya

Selasa, 8 September 2026 - 08:21 WIB

Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap

Senin, 7 September 2026 - 06:53 WIB

Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan

Minggu, 6 September 2026 - 09:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 08:47 WIB

Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

Berita Terbaru

Ekonomi

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri dan Nasional

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:15 WIB