Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

- Publisher

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belakang Padang Bershalawat II. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Belakang Padang Bershalawat II. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Ribuan warga berkumpul di Lapangan Indra Sakti, Belakang Padang, Sabtu (5/9/2026) malam. Lantunan shalawat menggema, menyatukan masyarakat dalam suasana religius untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak masyarakat tidak berhenti pada seremonial peringatan Maulid Nabi. Lebih dari itu, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan dengan meneladani akhlak dan perilaku beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Amsakar hadir dalam kegiatan Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 yang mengangkat tema “Mempererat Rasa Kasih Sayang dan Persaudaraan di Era Digitalisasi Menuju Batam Maju.”

Menurut Amsakar, Rasulullah SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam.

“Ketika kita memperbincangkan Rasulullah SAW, kita memperbincangkan sosok Al Amin, penutup para rasul dan suri teladan yang baik bagi kita semua,” ujar Amsakar.

Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam atau rahmatan lil ‘alamin. Karena itu, menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah seharusnya tercermin dalam sikap dan hubungan antarsesama.

BACA JUGA:  Persoalan 7 Kampung Tua Batam Selesai, Hore!

Shalawat dan Akhlak

Amsakar juga mengajak masyarakat memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Basahi lisan kita dengan senantiasa bershalawat kepada Rasulullah. Mudah-mudahan kecintaan kita kepada Rasulullah membawa keberkahan dalam kehidupan kita,” katanya.

Namun, shalawat yang terucap di lisan, kata Amsakar, perlu berjalan seiring dengan keteladanan dalam kehidupan.

Pesan itu menjadi semakin relevan ketika kehidupan masyarakat semakin dekat dengan teknologi. Ruang komunikasi kini tidak hanya berada di lingkungan rumah dan kampung, tetapi juga hadir melalui layar ponsel.

Batam Maju, Persaudaraan Jangan Hilang

Amsakar menilai tema yang diangkat dalam Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 sangat sesuai dengan tantangan masyarakat saat ini.

Digitalisasi membawa banyak kemudahan, tetapi kemajuan teknologi tetap harus diimbangi dengan kasih sayang, kepedulian dan persaudaraan.

BACA JUGA:  Ketua Komisi III DPRD Kepri Widiastadi Nugroho: Pengelola Pelayanan Utilitas Wajib Jaga Kualitas

Menurutnya, ukuran kemajuan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik atau pertumbuhan ekonominya. Ada hal yang tidak kalah penting, yakni bagaimana masyarakat tetap menjaga hubungan sosial di tengah perubahan zaman.

“Tema yang diangkat ini adalah tema yang paling relevan. Di tengah era digitalisasi, bagaimana kita tetap mempererat kasih sayang dan persaudaraan. Batam harus maju, tetapi kemajuan itu harus tetap dibangun dengan kebersamaan,” ujar Amsakar.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut tidak berhenti ketika acara selesai. Nilai persaudaraan yang tumbuh dari majelis shalawat diharapkan dibawa ke kehidupan sehari-hari.

Sebab, pembangunan kota pada akhirnya bukan hanya tentang jalan, gedung dan angka-angka pertumbuhan. Ada manusia yang harus tetap terhubung satu sama lain dengan rasa peduli dan kasih sayang.

BACA JUGA:  WNA India yang Kabur dari Karantina Ditemukan Lagi Makan Martabak di Batam

“Semoga Batam selalu menjadi negeri yang dirahmati,” tutupnya.

Shalawat Menggema, Warga Bersatu

Suasana Belakang Padang semakin semarak dengan lantunan shalawat yang diikuti masyarakat. Rangkaian acara juga diisi tausiah oleh Muhammad Aldiansyah atau Gus Aldi.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian hadiah kepada Masjid Nurul Huda sebagai juara pertama Pawai Belakang Padang Bershalawat Jilid 2.

Pawai tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat semangat persaudaraan di tengah masyarakat.

Di Belakang Padang malam itu, shalawat bukan hanya memenuhi udara. Ia menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus digitalisasi, kemajuan tetap membutuhkan sesuatu yang tidak bisa digantikan teknologi: akhlak, kasih sayang dan kebersamaan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru