INIKEPRI.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mencatat hingga September 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 1.150.567 orang, naik 21,94 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Sudah 1,15 juta wisatawan mancanegara yang datang sampai September. Pada waktu yang sama tahun lalu, angka belum menembus 1 juta wisman. Ini artinya tren kunjungan ke Batam sudah normal kembali,” ujar Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, Kamis di Batam.
Tren Kunjungan Wisman Stabil di 140–160 Ribu per Bulan
Ardiwinata menjelaskan, rata-rata kunjungan wisman ke Batam saat ini berada di kisaran 140 ribu hingga 150 ribu orang per bulan, dengan tren yang mulai stabil:
“Sekarang trennya sudah mulai stabil, 140 ribu, 150 ribu, 160 ribu. Insya Allah mencapai target kami di tahun ini yakni 1,5 juta wisman,” katanya.
Negara Asal Wisman Terbanyak
Menurut Ardi, lima besar negara asal wisatawan yang datang ke Batam adalah:
1. Singapura
2. Malaysia
3. Tiongkok
4. India
5. Myanmar
Selain itu, wisatawan dari Filipina, Korea Selatan, dan Jepang juga menunjukkan peningkatan signifikan.
Atraksi Wisata dan Kegiatan Menjadi Daya Tarik Tambahan
Ardiwinata menambahkan, kegiatan dan atraksi wisata rutin yang digelar di Batam turut menjadi daya tarik tambahan bagi wisman.
“Sekarang ini sedang ada acara kuliner di salah satu pusat perbelanjaan di Batam, namanya Tjap Legende. Batam salah satu kota yang dipilih dalam kurasi mereka dan ini bukan pertama kalinya, karena Batam menjadi gerbang wisman ketiga setelah Jakarta dan Bali,” jelasnya.
Keamanan, Kebersihan, dan Kenyamanan Jadi Kunci
Selain memperbanyak atraksi, Disbudpar menekankan faktor keamanan, kebersihan, dan kenyamanan sebagai kunci meningkatnya minat wisatawan.
“Kami selalu menekankan prinsip Aman, Tertib, Bersih, Indah, Ramah, Sejuk, dan Kenangan. Ini yang membuat wisatawan merasa Batam seperti rumah kedua mereka,” tambah Ardiwinata.
Kedekatan Geografis dan Budaya Jadi Keunggulan
Keunggulan Batam juga terletak pada kedekatan geografis dan hubungan historis dengan negara tetangga, khususnya Singapura dan Malaysia.
“Banyak wisatawan dari Singapura dan Malaysia datang ke Batam karena merasa seperti pulang kampung. Hubungan kekeluargaan dan kedekatan budaya membuat mereka betah,” ujar Ardiwinata.
Optimisme Jumlah Wisman Terus Meningkat
Ardi optimistis tren positif kunjungan wisatawan mancanegara akan terus berlanjut hingga akhir tahun, terutama menjelang masa liburan.
“Kami yakin tren positif ini akan berlanjut karena ada tiga bulan lagi dan semua menjelang masa liburan,” pungkasnya.
Penulis : DI
Editor : IZ

















