Sokong Ekonomi Pesisir 2025, Amsakar-Li Claudia Anggarkan Rp6,78 M dan Serahkan Bantuan Nelayan

- Admin

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap kepada nelayan dari empat kecamatan Galang, Bulang, Belakang Padang, dan Bengkong di Gedung Seksi Agrobisnis BP Batam Fisherism Tanjung Riau, Sekupang, Kamis (20/11/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap kepada nelayan dari empat kecamatan Galang, Bulang, Belakang Padang, dan Bengkong di Gedung Seksi Agrobisnis BP Batam Fisherism Tanjung Riau, Sekupang, Kamis (20/11/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap kepada nelayan dari empat kecamatan Galang, Bulang, Belakang Padang, dan Bengkong di Gedung Seksi Agrobisnis BP Batam Fisherism Tanjung Riau, Sekupang, Kamis (20/11/2025).

Bantuan ini menjadi bagian dari Program Pemberdayaan Nelayan Kecil tahun anggaran 2025 yang diusulkan Pemko Batam melalui Dinas Perikanan senilai Rp6,78 miliar. Fokusnya adalah meningkatkan produktivitas dan kemandirian nelayan melalui penyediaan alat tangkap yang lebih layak.

Amsakar menyampaikan, tahun ini bantuan diberikan kepada 45 kelompok nelayan dengan total anggota sekitar 217 orang. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk seluruh warga, termasuk komunitas nelayan sebagai salah satu kelompok prioritas.

“Ini bukti perhatian pemerintah. Nelayan Batam tetap menjadi prioritas. Tidak ada warga yang kami bedakan,” ujar Amsakar.

Baca Juga :  Eagle Corp E-Sport Jawara di Kompetisi PUBG Mobile Allienz Warz Champion

Ia juga mengungkapkan upaya pemerintah memperluas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan. Saat ini 5.000 nelayan telah terdaftar dan tahun depan ditargetkan bertambah 1.000 orang. Dengan perlindungan ini, keluarga nelayan lebih terlindungi apabila terjadi kecelakaan kerja di laut.

Amsakar meminta agar bantuan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan. “Jangan sampai yang butuh jaring malah dapat mesin ketinting. Bantuan harus tepat guna,” tegasnya.

Amsakar menjelaskan bahwa Pemko Batam kini memperkuat program pemberdayaan masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah menjalankan sejumlah program seperti seragam sekolah gratis, beasiswa untuk pelajar interland, bantuan Rp300 ribu per bulan bagi lansia, serta pembiayaan bunga UMKM.

Perlindungan Jamsostek juga diperluas untuk pekerja rentan termasuk ojek online, penarik becak, dan penambang pancung dengan total penerima manfaat telah mencapai 10 ribu orang.

Baca Juga :  Wali Kota Amsakar: “Hunian Tak Hanya Soal Rumah, Tapi Soal Harapan”

“Semua ini bentuk keberpihakan Pemko Batam kepada masyarakat kecil,” kata Amsakar.

Ia juga mengajak masyarakat bijak menyikapi informasi di media sosial dan menjaga kekompakan antar kelompok nelayan serta unsur pemerintahan.

“Jika kita kompak, semua pekerjaan akan menjadi ringan. Kami hanya berharap dukungan dan doa agar Batam terus maju,” ujarnya.

Menutup sambutan, Amsakar menegaskan bahwa nelayan pesisir merupakan bagian penting dari pembangunan Batam. Pemerintah, katanya, akan terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi secara bertahap.

“Nelayan Batam luar biasa, kompak dan saling mendukung. Itu modal besar untuk membangun daerah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan Batam, Yudi Admajianto, merinci bahwa total bantuan senilai Rp6,78 miliar berasal dari Renja Dinas Perikanan sebesar Rp2,59 miliar dan Pokir DPRD Kota Batam sebesar Rp4,18 miliar.

Baca Juga :  Amsakar-Li Claudia Dorong Percepatan Proyek Fisik dan Tuntaskan 15 Program Prioritas

Ia menjelaskan, tantangan nelayan semakin berat akibat jalur pelayaran yang padat dan perubahan kondisi perairan yang membuat mereka harus melaut lebih jauh. Karena itu, kebutuhan sarana tangkap yang memadai menjadi mendesak.

Bantuan tahun ini mencakup 51 mesin tempel 15 PK, 11 mesin ketinting, 25 boat slodang, 5 sampan fiber, 190 bento, 1.303 jaring karang tansi, 190 gulung kawat bubu, serta jaring tenggiri dan ramban. Seluruhnya sudah siap dibawa pulang oleh nelayan.

Yudi menambahkan, pada 2025 DPRD melalui pokok-pokok pikiran (pokir) turut mengusulkan penguatan armada dan alat tangkap bagi nelayan. Usulan itu mencakup pengadaan mesin tempel berbagai kapasitas, boat fiber, hingga beragam jenis jaring.

“Harapan kami, bantuan ini meningkatkan kapasitas nelayan kecil dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tutupnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB