Dukung Arahan Presiden Prabowo: Amsakar dan Mentan Amran Bahas Strategi Penguatan Pertanian Batam, di Tengah Maraknya Beras Impor Ilegal

- Admin

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pertemuan dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Komplek Perumahan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/11). Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pertemuan dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Komplek Perumahan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/11). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pertemuan dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Komplek Perumahan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/11). Pertemuan yang berlangsung pada pagi hari itu juga diikuti oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah guna menjaga ketahanan pangan secara nasional. Menurutnya, konsistensi sinergi menjadi fondasi utama agar kontribusi pembangunan daerah semakin efektif.

“Suatu kehormatan bagi kami bisa diterima langsung oleh Pak Menteri. Semangat kita bagaimana memberikan kontribusi terbaik bagi negeri ini,” ujar Amsakar.

Baca Juga :  Komen Di FB Lecehkan Polisi, Pria Ini Akhirnya Serahkan Diri

Ia menambahkan bahwa arah pembangunan akan semakin terarah jika hubungan kerja antara pusat dan daerah berjalan optimal.

“Merah Putih itu kata kunci yang kita tangkap pagi ini. Jika komunikasi pusat–daerah berjalan baik, InsyaAllah republik ini semakin kuat,” tegasnya.

Pertemuan ini berlangsung di tengah maraknya penyegelan beras impor ilegal di sejumlah daerah. Pada Minggu (23/11), pemerintah menyita 250 ton beras tanpa izin di Sabang. Sehari kemudian, temuan serupa terjadi di Batam dengan jumlah 40,4 ton.

Baca Juga :  Amsakar Pinta OPD Segera Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan Pemko Batam Tahun 2024

Selain itu, petugas juga menemukan komoditas pangan lain tanpa dokumen resmi, di antaranya 4,5 ton gula, 2,04 ton minyak goreng, 600 kilogram tepung terigu, 900 liter susu, serta sejumlah produk konsumsi lainnya. Semua barang kini dalam proses penindakan karena melanggar kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pelarangan impor beras.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Kementan telah menyiapkan solusi permanen untuk penguatan sektor pertanian di Batam dan Sabang.

“Kita berdiskusi dan menghasilkan solusi permanen untuk Batam dan Sabang,” ujarnya.

Baca Juga :  Amsakar-Li Claudia Dorong Gaya Kepemimpinan Situasional, Gelar Job Fit untuk Evaluasi JPT Pratama

Untuk Batam, Kementan memberikan dukungan pengembangan hortikultura dan jagung. Amran menilai Batam memiliki potensi besar menjadi pemasok hortikultura ke Singapura.

“Ini langkah yang benar dan sesuai arahan Presiden,” tambahnya.

Sementara itu, untuk Sabang, pemerintah pusat menyiapkan penguatan komoditas padi gogo, kelapa, dan kakao, termasuk dukungan alat mesin pertanian serta pompa air. Amran juga telah berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan terkait pengembangan desa nelayan Merah Putih.

“Ini Rabu berkah. Semua permintaan dipenuhi demi rakyat Aceh dan Sabang,” ucapnya.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB