Korban Banjir Sumatra Capai 1.137 Jiwa, Pengungsi Terus Menurun

- Publisher

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Abdul Muhari Foto: Pasha Yudha Ernowo Igid/Infopublik/Youtube BNPB

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Abdul Muhari Foto: Pasha Yudha Ernowo Igid/Infopublik/Youtube BNPB

INIKEPRI.COM – Pemerintah memperbarui data korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Hingga Jumat (26/12/2025), jumlah korban meninggal dunia tercatat 1.137 jiwa, sementara 163 orang masih dalam pencarian.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa terjadi penambahan jumlah korban meninggal dibandingkan hari sebelumnya.  “Ini update per hari ini. Kemarin tercatat 1.135 korban meninggal dunia, kemudian ada penambahan di Aceh dan Sumatra Barat, sehingga total korban meninggal per hari ini menjadi 1.137 jiwa,” ujar Abdul Muhari dalam pemutakhiran data kebencanaan harian BNPB, Jumat (26/12/2025).

BACA JUGA:  24.000 Orang Tertipu Arisan Bodong, Kerugian Rp 21 Miliar

Abdul Muhari menjelaskan, dari total korban terdampak, 163 orang masih dinyatakan hilang. Operasi pencarian terus dilakukan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan di sejumlah kabupaten dan kota terdampak.  “Ada 163 nama yang masih dalam pencarian. Basarnas menyatakan operasi pencarian masih terus dilakukan di beberapa kabupaten/kota di tiga provinsi yang masih memiliki daftar korban hilang,” terangnya.

Seiring percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan dasar, BNPB mencatat jumlah pengungsi berangsur menurun menjadi 457.255 jiwa. Puncak jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak terjadi pada 7–10 Desember 2025.

BACA JUGA:  PLTS Ground-Mounted Terbesar Di Indonesia dibangun di Purwakarta, Kolaborasi PLN-Aruna Wujudkan Kawasan Industri Hijau

Pembukaan akses jalan, kelancaran distribusi logistik, serta pemulihan layanan dasar menjadi faktor utama turunnya jumlah pengungsi.  “Penurunan jumlah pengungsi menjadi indikator awal bahwa upaya pemulihan mulai berdampak, meski pekerjaan besar masih harus diselesaikan,” kata Abdul Muhari.

Sejumlah daerah terdampak di Aceh telah menetapkan status transisi darurat, menandai pergeseran dari fase tanggap darurat menuju pemulihan awal (early recovery). Pada fase ini, pemerintah tetap memprioritaskan lima agenda utama, yakni pencarian dan pertolongan, pemenuhan kebutuhan dasar, pembukaan akses transportasi, pemulihan komunikasi, serta pemulihan energi dan air bersih.  “Secara paralel, pemerintah mulai mempercepat pembangunan hunian sementara dan menyiapkan hunian tetap bagi warga terdampak,” ujar Abdul Muhari.

BACA JUGA:  Pemerintah Aceh Pulangkan 14 Pekerja Migran Dari Penampungan Tanjungpinang

Pemerintah menegaskan, penanganan bencana di Sumatra akan terus dilakukan secara terkoordinasi melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, BUMN, swasta, relawan, dan masyarakat, guna memastikan korban tertangani dengan baik serta kawasan terdampak dapat pulih dan dibangun kembali secara lebih aman dan berkelanjutan.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Batam Jadi Daerah Pertama, Amsakar Gandeng APINDO Prioritaskan 15–20 Persen Rekrutmen untuk Warga Lokal
Batam Innovation Award 2026, Amsakar Dorong Inovasi Jadi Solusi Nyata bagi Warga
26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Dari Kelurahan Pulau Terong, Pelajar SMAN 13 Batam Galang Rp4,18 Juta untuk Korban Kebakaran Hutan
Demi Lindungi Anak-anak, Bupati Cen Sui Lan Perpanjang BDR Natuna hingga 12 September
Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Batam Diganjar Penghargaan Nasional
PAD Batam Tembus Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Penerimaan Tanpa Naikkan Tarif Pajak

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:00 WIB

Batam Jadi Daerah Pertama, Amsakar Gandeng APINDO Prioritaskan 15–20 Persen Rekrutmen untuk Warga Lokal

Jumat, 11 September 2026 - 07:07 WIB

Batam Innovation Award 2026, Amsakar Dorong Inovasi Jadi Solusi Nyata bagi Warga

Jumat, 11 September 2026 - 06:40 WIB

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 08:36 WIB

Demi Lindungi Anak-anak, Bupati Cen Sui Lan Perpanjang BDR Natuna hingga 12 September

Berita Terbaru