PLTS Ground-Mounted Terbesar Di Indonesia dibangun di Purwakarta, Kolaborasi PLN-Aruna Wujudkan Kawasan Industri Hijau

- Publisher

Minggu, 29 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seremoni _groundbreaking_ PLTS _groundmounted_ terbesar di Indonesia kapasitas 100 MWp yang berada di Kota Bukit Indah Industrial City, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat Jumat, (27/10). Keterangan foto: Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kelima dari kanan), Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu (kelima dari kiri), Direktur Utama Aruna Cahaya Pratama, Audwin Purwadi (keempat dari kiri), Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo (keempat dari kanan), Executive Director Salim Group, Axton Salim (ketiga dari kanan), Direktur Utama PLN Batam, M. Irwansyah Putra (ketiga dari kiri), Direktur TataJabar Sejahtera, Kuky Permana (kedua dari kanan), CEO Tamaris Group, Mohammad Syahrial (kedua dari kiri), Chief Investment Officer Tamaris Group, Adi Dharmanto (kanan), dan Advisor Tamaris Group, Wahyu Galih Saputro (kiri). Foto: PLN Batam untuk INIKEPRI.COM

Seremoni _groundbreaking_ PLTS _groundmounted_ terbesar di Indonesia kapasitas 100 MWp yang berada di Kota Bukit Indah Industrial City, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat Jumat, (27/10). Keterangan foto: Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kelima dari kanan), Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu (kelima dari kiri), Direktur Utama Aruna Cahaya Pratama, Audwin Purwadi (keempat dari kiri), Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN, Hartanto Wibowo (keempat dari kanan), Executive Director Salim Group, Axton Salim (ketiga dari kanan), Direktur Utama PLN Batam, M. Irwansyah Putra (ketiga dari kiri), Direktur TataJabar Sejahtera, Kuky Permana (kedua dari kanan), CEO Tamaris Group, Mohammad Syahrial (kedua dari kiri), Chief Investment Officer Tamaris Group, Adi Dharmanto (kanan), dan Advisor Tamaris Group, Wahyu Galih Saputro (kiri). Foto: PLN Batam untuk INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – PT PLN (Persero) Group melalui anak usahanya, PLN Batam berkolaborasi bersama PT Aruna Cahaya Pratama (Aruna PV) dalam pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya ground-mounted terbesar di Indonesia berkapasitas 100 Megawatt peak (MWp). Dimulainya Pembangunan proyek PLTS ini ditandai dengan seremoni groundbreaking pada Jumat, (27/10) di Kawasan Industri Kota Bukit Indah di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kerja sama ini merupakan wujud kolaborasi PLN bersama dengan pihak swasta untuk mendukung upaya mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan daya saing industri.

BACA JUGA :

Pastikan Keamanan Objek Vital Nasional, PLN Batam dan Polda Kepri Jalin Sinergi

Spesial HUT PLN Batam dan HLN, PLN Batam Beri Diskon Tambah Daya

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu mengatakan bahwa proyek ini merupakan wujud konkret sinergi antara pemerintah, BUMN dan swasta dalam mewujudkan penyediaan energi bersih.

“Acara ini merupakan sebuah tonggak bersejarah dan merupakan bukti nyata dari sinergi antara pemerintah, BUMN dan swasta dalam penyediaan tenaga listrik melalui energi terbarukan,” ujar Jisman dalam sambutannya.

Ia mengapresiasi terbentuknya kolaborasi ini dan berharap proyek ini menjadi contoh untuk pengembangan energi baru terbarukan di tanah air.

BACA JUGA:  Listrik Jadi Jantungnya Pertumbuhan Ekonomi Digital, PLN Batam Siap Berikan Pasokan Andal dan Bersih Dukung KEK Nongsa

“Kami dari pemerintah sangat mengapresiasi kolaborasi ini, semua punya peran, ini adalah contoh yang baik untuk project serupa di masa depan,” ujarnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, di tengah kondisi iklim yang sedang memanas, tentunya dibutuhkan upaya bersama-sama dalam tingkat global.

“Maka, kita punya misi bersama untuk menyelamatkan bumi, tetapi di sisi lain juga tetap menjaga pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menyejahterakan masyarakat,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan proyek pengembangan PLTS ini juga merupakan dukungan PLN dalam mendorong daya saing industri. Di tengah tuntutan global saat ini yang beralih ke energi bersih, industri dalam negeri juga membutuhkan pasokan listrik hijau sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah.

“Listrik yang merupakan jantung perekonomian tidak hanya berhenti pada aliran listrik yang andal saja, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing. PLN mendukung penuh industri Indonesia bertumbuh lewat pasokan listrik yang ramah lingkungan,” tegas Darmawan.

Kerja sama pembangunan PLTS berkapasitas 100 MWp ini akan menggunakan sekitar 170 ribu modul panel surya dengan sistem groundmounted atau terpasang di tanah, yang tersebar di lima lokasi di area seluas lebih dari 85 hektar di Kawasan Kota Bukit Indah Industrial City.

BACA JUGA:  Alamak, Mati Kali! Suami Jual Istri, Main Bertiga Bayar 400 Ribu

Direktur Utama Aruna PV, Audwin Purwadi mengatakan kawasan industri Kota Bukit Indah merupakan kawasan industri yang bertumbuh. Saat ini, banyak perusahaan multinasional yang membutuhkan pasokan listrik bersih sebagai salah satu syarat menjalankan operasional perusahaan.

“Proyek pembangunan PLTS ini dapat terlaksana karena PLN memberi kesempatan untuk menjalin kerja sama dalam pemanfaatan energi baru terbarukan. Kerja sama PLN dengan Aruna dalam proyek ini juga didukung oleh PT Tatajabar Sejahtera (TJS) sebagai offtaker, serta PT Besland Pertiwi sebagai pemilik lahan proyek,” terang Audwin.

BACA JUGA :

PLN Batam Siap Menjadi Pioneer EBT di Kawasan Kepulauan Riau

Pembangunan PLTS ini, tambah Audwin akan menciptakan dampak ekonomi yang substansial, karena dapat menciptakan lapangan kerja, memberikan peluang bisnis lokal, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.

”Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 MWp merupakan wujud komitmen kami kepada negara untuk menjadi pelopor dalam pemanfaatan sumber energi terbarukan dan berperan dalam beralih ke sumber energi yang lebih berkelanjutan,” pungkas Audwin.

BACA JUGA:  Mantap! Polda Kepri Raih Peringkat Pertama PLN Batam Badminton Turnamen

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra dalam siaran persnya, Minggu (29/10/2023) mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan seluruh pihak terkait, khususnya PT PLN (Persero) kepada PLN Batam.

“Kami dari PLN Batam siap menjalankan mandatory penugasan dari PT PLN (Pesero) untuk bekerjasama dengan PT Aruna Cahaya Pratama dalam hal melakukan pengembangan Proyek Pembangkit Tenaga Listrik Energi Baru Terbarukan,” ucap Irwansyah.

Irwansyah menambahkan ini merupakan komitmen PLN Batam yang bagian dari PLN Group untuk mendukung Pemerintah Indonesia mencapai target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagaimana kebijakan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam sambutannya mengatakan tidak hanya untuk mendukung penggunaan energi baru terbarukan, proyek PLTS ini juga merupakan upaya PLN dalam mendorong daya saing industri di tengah tuntutan global saat ini untuk beralih ke energi bersih. Foto: PLN Batam untuk INIKEPRI.COM

“Sekali lagi terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga hal ini bisa menjadi langkah awal dalam pengembangan lebih lanjut dalam skala yang lebih besar,” harap Irwansyah. (MIZ)

Berita Terkait

Natuna Hibahkan 9.240 Meter Persegi Lahan, Dua HF Radar BMKG Segera Dibangun
Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026
KPDN Tak Sekadar Bagi Sembako, 37 Petugas Kebersihan Natuna Diajak Sarapan dan Curhat
Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata
Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo
BMKG Prediksi Kepri Cerah Berawan, Natuna dan Anambas Paling Panas Hari Ini
Cen Sui Lan Benahi Bansos Natuna, Data Penerima Diperbarui Setiap Bulan
Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 10:08 WIB

Natuna Hibahkan 9.240 Meter Persegi Lahan, Dua HF Radar BMKG Segera Dibangun

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

KPDN Tak Sekadar Bagi Sembako, 37 Petugas Kebersihan Natuna Diajak Sarapan dan Curhat

Jumat, 4 September 2026 - 09:34 WIB

Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata

Jumat, 4 September 2026 - 08:38 WIB

Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo

Berita Terbaru