INIKEPRI.COM — Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan turun langsung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan dari masyarakat Kepri tersebut berhasil disalurkan ke enam titik wilayah yang terdampak paling parah.
Tim NasDem Kepri Peduli tiba di Aceh Tamiang pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, setelah menempuh perjalanan panjang lebih dari seribu kilometer melalui jalur laut dan darat. Setibanya di lokasi, seluruh logistik bantuan diturunkan di Arya Hotel, Kecamatan Karang Baru, yang dijadikan sebagai pusat koordinasi pendistribusian bantuan.
Ketua Tim NasDem Kepri Peduli, Wan El Kenz, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong keluarga besar Partai NasDem se-Provinsi Kepulauan Riau bersama partisipasi masyarakat Kepri yang tergerak membantu korban bencana.
“Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat Kepulauan Riau. Kami datang bukan sekadar membawa logistik, tetapi juga membawa rasa empati dan kepedulian, bahwa saudara-saudara kami di Kepri ikut merasakan duka yang dialami masyarakat Aceh Tamiang,” ujar Wan El Kenz, Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan mendesak di lapangan berdasarkan koordinasi awal dengan pengurus Partai NasDem di Aceh Tamiang.
Adapun bantuan tersebut meliputi genset, obat-obatan, tikar, makanan siap saji, beras, sepatu bot, air mineral, serta kebutuhan darurat lainnya.
Pada malam hari di hari yang sama, tim langsung bergerak ke titik pertama, Desa Kota Lintang, wilayah pesisir sungai yang terdampak banjir cukup parah.
Saat bantuan tiba, kondisi desa masih jauh dari pemulihan. Listrik belum pulih sepenuhnya, penerangan hanya mengandalkan genset di sebagian wilayah depan desa, sementara area belakang desa masih gelap total.
“Di lokasi pertama kami melihat langsung kondisi warga yang masih sangat membutuhkan uluran tangan. Banyak rumah terendam, fasilitas dasar lumpuh, dan aktivitas masyarakat belum bisa kembali normal,” ungkap Wan El Kenz.
Keesokan harinya, Jumat, 26 Desember 2025, Tim NasDem Kepri Peduli melanjutkan penyaluran bantuan ke dua titik berikutnya di wilayah Manyak Payed. Bantuan disalurkan secara bertahap melalui koordinasi dengan pengurus Partai NasDem setempat agar distribusi tepat sasaran.
Masih di hari yang sama, tim bergerak menuju Kampung Rantau, menyalurkan bantuan melalui yayasan disabilitas setempat. Di wilayah ini, kondisi warga masih memprihatinkan. Rumah-rumah dipenuhi lumpur tebal, sementara akses air bersih menjadi persoalan utama pascabanjir.
Penyaluran bantuan berlanjut pada Sabtu, 27 Desember 2025, ke dua titik lainnya, yakni Sungai Liput dan Sekumur. Untuk wilayah Sekumur, bantuan hanya dapat diturunkan di titik terdekat karena keterbatasan akses transportasi. Daerah tersebut hanya bisa dijangkau melalui penyeberangan kapal, sehingga distribusi dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi medan.
Sebagai titik terakhir, Tim NasDem Kepri Peduli bergerak menuju Kampung Babo, Kecamatan Bandar Pusaka. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar lima jam dari pusat Kabupaten Aceh Tamiang dengan kondisi jalan rusak dan sulit dilalui. Meski menghadapi medan berat, tim memastikan bantuan tetap sampai ke tangan warga.

“Kami sengaja turun langsung ke enam titik terdampak agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang paling membutuhkan. Medan yang sulit tidak menjadi alasan untuk berhenti, karena yang terpenting adalah memastikan amanah masyarakat Kepri sampai dengan baik,” tegas Wan El Kenz.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Wan El Kenz menegaskan bahwa Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau akan terus hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan, tidak hanya menggalang bantuan, tetapi juga memastikan kehadiran langsung di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.
Penulis : IZ

















