INIKEPRI.COM — Pemerintah Kabupaten Natuna kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui pendidikan sepanjang hayat.
Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati Natuna Cen Sui Lan pada acara Wisuda Sekolah Lansia Tahun 2025, yang digelar di Rumah Makan Sisi Basisir, Ranai, Selasa (30/12/2025).
Suasana penuh kehangatan dan kebanggaan terasa sejak awal kegiatan. Para wisudawan lansia tampak antusias mengenakan atribut wisuda, menjadi simbol bahwa belajar tidak mengenal usia.
Dalam sambutannya, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan Sekolah Lansia di Natuna, mulai dari penyelenggara, tenaga pendamping, hingga keluarga para peserta.
“Sekolah Lansia adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap para orang tua kita. Lansia tidak boleh merasa tersisih, justru harus tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif dalam keluarga maupun masyarakat,” ujar Cen Sui Lan.
Ia menegaskan bahwa lansia memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan sosial, bukan hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai penjaga nilai, teladan moral, dan sumber pengalaman hidup bagi generasi muda.
“Para lansia adalah gudang pengalaman dan kebijaksanaan. Melalui Sekolah Lansia ini, kita ingin memastikan mereka tetap berdaya, bahagia, dan memiliki ruang untuk bersosialisasi serta berbagi,” tambahnya.
Wisuda Sekolah Lansia Tahun 2025 ini diikuti oleh 95 orang peserta yang berasal dari tiga Sekolah Lansia di Kabupaten Natuna, yakni:
- Sekolah Lansia “Permata” Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah
- Sekolah Lansia “Gunung Hiu” Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut
- Sekolah Lansia “Mutiara Senja” Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi
Program Sekolah Lansia sendiri dilaksanakan berlandaskan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas hidup penduduk di seluruh siklus usia.
Melalui kegiatan pembelajaran di Sekolah Lansia, para peserta dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang mencakup aspek spiritual, kesehatan fisik, pengelolaan emosi, hingga peran sosial kemasyarakatan. Program ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang mendorong lansia tetap aktif dan percaya diri.
Pemerintah Kabupaten Natuna berharap keberadaan Sekolah Lansia dapat terus berlanjut dan berkembang di lebih banyak wilayah, sehingga semakin banyak lansia yang merasakan manfaatnya.
“Kami berharap Sekolah Lansia menjadi gerakan berkelanjutan. Lansia yang sehat, berdaya, dan bermartabat adalah bagian penting dari pembangunan daerah,” tutup Cen Sui Lan.
Penulis : DI
Editor : IZ

















