INIKEPRI.COM – Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengungkap kronologi dan jejak aktivitas terakhir selebgram Lula Lahfah sebelum ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya.
Pengungkapan tersebut dilakukan melalui analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) serta pemeriksaan terhadap 15 orang saksi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menyampaikan bahwa rangkaian peristiwa disusun untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kematian korban.
“Dari hasil analisis CCTV dan keterangan saksi, kami menyusun rangkaian aktivitas saudari LL sehari sebelum ditemukan. Penelusuran ini dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya peristiwa pidana,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (22/1/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, aktivitas Lula terekam sejak Kamis (22/1/2026) pukul 15.49 WIB. Saat itu, ia terlihat berada di lift apartemen bersama seorang rekan berinisial VA. Keduanya kemudian menuju sebuah kafe di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan.
Sekitar pukul 16.09 WIB, Lula dan VA terekam kamera pengawas memasuki kafe tersebut dan beraktivitas layaknya pengunjung lain. Polisi memastikan tidak ditemukan kejanggalan dalam rekaman di lokasi tersebut.
“Saudari LL terlihat masih bersama orang yang sama dan melakukan aktivitas seperti pengunjung lainnya,” kata Iskandarsyah.
Usai dari kafe, Lula kembali ke apartemennya pada pukul 18.42 WIB dan masuk ke unit tempat tinggalnya. Seluruh pergerakan tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas gedung.
Pada malam hari, sekitar pukul 19.37 WIB, Lula diketahui pergi ke salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan untuk menjalani pengobatan. Ia didampingi oleh asistennya berinisial C.
“Fakta ini diperkuat dengan rekam medis serta bukti pembayaran rumah sakit, dan dikuatkan pula oleh keterangan saudari C,” jelasnya.
Sekitar pukul 22.00 WIB, asisten rumah tangga korban berinisial A mengambil sebuah bungkusan titipan di lobi apartemen. Lula kemudian kembali terlihat memasuki unit apartemennya pada pukul 22.51 WIB.
Kecurigaan muncul keesokan harinya, Jumat (23/1/2026), ketika Lula tidak terlihat menjalankan rutinitas olahraga pagi seperti biasanya. Upaya asisten untuk membuka pintu unit tidak mendapat respons.
“Titik krusial terjadi saat diketahui pintu unit terkunci dari dalam. Petugas engineering kemudian membuka pintu secara paksa dan menemukan saudari LL telah meninggal dunia,” ungkap Iskandarsyah.
Setelah penemuan tersebut, sejumlah rekan korban, termasuk VA dan asistennya, mendatangi lokasi. Kekasih Lula berinisial RA juga diketahui tiba di apartemen sekitar pukul 19.21 WIB bersama tim dokter.
Berdasarkan hasil penyelidikan menyeluruh, kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus kematian Lula Lahfah. Dengan demikian, penyelidikan resmi dihentikan.
“Kami telah melakukan penyelidikan secara maksimal dan tidak menemukan peristiwa pidana. Oleh karena itu, penyelidikan kasus ini kami hentikan,” tegasnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menghormati privasi keluarga almarhumah. Kepolisian menegaskan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan transparan.
Penulis : RP
Editor : IZ

















