INIKEPRI.COM – Keberuntungan luar biasa menghampiri seorang ibu rumah tangga berusia 72 tahun di Penang, Malaysia.
Setelah puluhan tahun rutin membeli tiket lotre, perempuan lanjut usia itu akhirnya meraih jackpot senilai 40,1 juta ringgit atau sekitar Rp170 miliar pada undian 28 Januari 2026.
Kabar kemenangan tersebut diumumkan secara resmi oleh perusahaan penyelenggara, STM Lottery Sdn Bhd, melalui unggahan di media sosial Facebook pada Senin (2/2/2026).
Lansia itu dinyatakan sebagai pemenang jackpot Supreme Toto 6/58, setelah keenam angka pilihannya cocok dengan hasil undian.
Tak hanya membawa pulang hadiah utama, ia juga berhak atas bonus tambahan sebesar 173.152 ringgit, atau setara sekitar Rp737 juta, sehingga total hadiah yang diterima semakin fantastis.
Meski mendadak menjadi miliarder, sang pemenang menegaskan tidak berniat mengubah gaya hidupnya.
Ia memilih tetap menjalani keseharian secara sederhana, seperti yang telah ia lakukan selama puluhan tahun sebagai ibu rumah tangga.
Suami pemenang menyebut kemenangan tersebut sebagai “angpau besar” yang datang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Ia mengaku sangat bersyukur atas rezeki tak terduga itu dan berencana membagikan sebagian hadiah kepada anggota keluarga, sementara sisanya akan disimpan untuk masa depan.
Pelanggan Setia Sejak 1980-an
Di balik kemenangan besar tersebut, tersimpan kisah panjang penuh kesabaran. Sang lansia mengungkapkan bahwa dirinya telah membeli tiket lotre di cabang yang sama di Tanjung Bungah sejak awal 1980-an.
Kebiasaan membeli tiket biasanya ia lakukan sambil berbelanja kebutuhan sehari-hari. Untuk undian kali ini, ia membeli tiket seharga 420 ringgit atau sekitar Rp1,7 juta, menggunakan sistem “Lucky Pick 10”.
Angka keberuntungan yang muncul pada dini hari itu sempat membuatnya sulit memejamkan mata. Rasa gembira bercampur tak percaya menyelimuti dirinya setelah mengetahui tiket yang dibelinya selama ini akhirnya membuahkan hasil luar biasa.
Meski demikian, ia menegaskan kemenangan tersebut tidak akan mengubah prinsip hidupnya. Ia tetap memilih menjalani hari-hari dengan kesederhanaan, sebagaimana yang telah ia jalani selama lebih dari empat dekade.
Penulis : DI
Editor : IZ

















