INIKEPRI.COM – Ribuan santri berkumpul dalam pembukaan resmi Ujian Akhir Bersama (UAB) Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kota Batam, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pendidikan keagamaan di Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Subdit Pendidikan Diniyah dan Pendidikan Al-Quran Kementerian Agama RI, Aziz Syafiuddin, M.Sy. Sebanyak 3.320 santri jenjang Awaliyah (MDTA) dan Wustho (MDTW) se-Kota Batam dipastikan mengikuti evaluasi akhir tahun ini.
Dalam arahannya, Aziz Syafiuddin menyatakan rasa bangga dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Batam yang bermitra dengan Kemenag Batam.
“Tahun 2026 ini, Kota Batam di Provinsi Kepulauan Riau adalah yang pertama kali menyelenggarakan UAB secara serentak. Ini adalah pencapaian luar biasa yang patut menjadi pelajaran dan percontohan bagi provinsi lain di Indonesia dalam hal standarisasi mutu lulusan MDT,” tegas Aziz Syaifuddin.
Ia menitipkan pesan agar hasil ujian ini terdokumentasi dengan baik secara administratif. “Hasil ujian ini bukan sekadar angka, tapi bahan evaluasi untuk memetakan kualitas mutu dan lulusan MDT ke depan,” tambahnya.
Sebagai informasi dari Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, pelaksanaan ujian di masing-masing lembaga akan dimulai pada 11 hingga 14 Februari 2026. “Kami bekerja sama dengan FKDT dan seluruh kepala madrasah untuk memastikan proses evaluasi ini menjadi penjamin mutu bagi pendidikan Madin di Batam, ” ujarnya.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAKIS) Kanwil Kemenag Kepri, Muhammad Dirham mewakili Kakanwil Kemenag Kepri.
Dirham mengungkapkan bahwa saat ini Provinsi Kepri memiliki 398 lembaga MDT dengan total 12.627 santri.
“Kepri memang belum banyak menyelenggarakan pendidikan Madin secara masif, namun kehadiran Bapak Kepala Subdit hari ini memberikan suntikan semangat baru bagi kami untuk terus meningkatkan jumlah lembaga dan kualitas pendidikan Madin di Kepri,” ungkapnya.
Acara pembukaan diakhiri dengan penyematan secara simbolis kartu tanda peserta ujian oleh Aziz Syafiuddin kepada perwakilan santri. Turut hadir dalam acara ini Ketua FKDT Kepri, Kasi PAKIS Kemenag Batam, serta para Kepala MIN, MTsN, dan MAN se-Kota Batam.
Penulis : RP
Editor : IZ
















