Cen Sui Lan Perjuangkan Kepastian Lahan, Harapan Baru bagi 665 Warga Batubi

- Publisher

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

INIKEPRI.COM – Persoalan status lahan di kawasan eks transmigrasi Batubi, Kabupaten Natuna, hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Ratusan warga yang telah lama mengelola lahan, belum juga mengantongi kepastian hukum atas tanah yang mereka garap.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Natuna, Indra Joni, mengungkapkan setidaknya terdapat sekitar 665 warga yang hingga saat ini belum memiliki sertifikat hak milik atas Lahan Usaha Dua (LU2).

Padahal, lahan seluas kurang lebih dua hektare per kepala keluarga tersebut telah lama dimanfaatkan masyarakat, termasuk sejak kawasan itu ditinggalkan oleh perusahaan kelapa sawit yang sebelumnya beroperasi.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Resmikan Penggunaan MCK di Ponpes Ar-raudhah Karimun, Dibangun dari Dana Aspirasi

“Persoalan utamanya ada pada status kawasan yang masih masuk dalam wilayah hutan, sehingga belum bisa diterbitkan sertifikat,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna di bawah kepemimpinan Bupati Cen Sui Lan kini mendorong langkah strategis berupa peralihan status lahan dari Kementerian Kehutanan ke Kementerian Transmigrasi.

Langkah ini dinilai menjadi kunci penyelesaian, mengingat tanpa perubahan status, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menerbitkan legalitas kepemilikan bagi masyarakat.

“Kalau statusnya sudah clear, maka proses sertifikasi bisa langsung kita dorong. Ini yang sedang kita kejar,” ujarnya.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan: Kampung Nelayan Merah Putih Natuna Sudah 60 Persen, Ditarget Rampung 2026

Namun demikian, proses alih status lahan bukan perkara sederhana. Selain membutuhkan persetujuan pemerintah pusat, tahapan administrasi dan verifikasi kawasan juga kerap memakan waktu panjang.

Di sisi lain, ketidakjelasan status lahan ini berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Warga tidak hanya kesulitan dalam mengakses permodalan, tetapi juga menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan lahan secara maksimal karena belum memiliki kepastian hukum.

Tak hanya fokus pada penyelesaian masalah legalitas, Pemkab Natuna juga mulai menyiapkan arah pengembangan kawasan Batubi ke depan. Kawasan ini direncanakan terintegrasi dengan proyek Rempang Eco City sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

BACA JUGA:  Natuna Bangkit! Raih Peringkat Empat MTQ Kepri 2026 Berkat Dominasi Cabang Kaligrafi

Dalam konsep tersebut, Batubi akan diarahkan menjadi kawasan transmigrasi terpadu yang menopang sektor hilir, khususnya di bidang pertanian, perkebunan, dan budidaya air tawar.

Meski demikian, keberhasilan rencana pengembangan tersebut sangat bergantung pada penyelesaian persoalan mendasar, yakni kepastian status lahan bagi masyarakat.

Tanpa legalitas yang jelas, upaya mendorong investasi dan peningkatan produktivitas kawasan dinilai akan sulit terealisasi secara optimal.

Pemerintah daerah pun berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar proses alih status lahan dapat segera diselesaikan, sehingga ratusan warga Batubi tidak lagi berada dalam ketidakpastian yang berkepanjangan.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Natuna Bangkit! Raih Peringkat Empat MTQ Kepri 2026 Berkat Dominasi Cabang Kaligrafi
Bulog Natuna Gandeng 58 Mitra, Pastikan Beras SPHP Dijual Sesuai HET
Pemkab Natuna Siapkan Beasiswa Kuliah bagi Atlet Peraih Medali Popda Kepri
Bupati Natuna Dorong Evaluasi Tarif Penerbangan dan Penambahan Rute ke Kemenhub
Bupati Natuna Temui Direktorat Kepelabuhanan Kemenhub, Perkuat Konektivitas Wilayah Perbatasan
Bupati Cen Sui Lan Gandeng RSO Kemenkes RI, Perkuat Layanan Orthopedi di RSUD Natuna
PKH Tahap III Mulai Cair di Natuna, Lebih dari 3.000 KPM Terima Bansos
Pertamina Setujui Pemindahan SPBUN ke Pulau Tiga, Akses Solar Bersubsidi Nelayan Natuna Makin Dekat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:04 WIB

Natuna Bangkit! Raih Peringkat Empat MTQ Kepri 2026 Berkat Dominasi Cabang Kaligrafi

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:30 WIB

Bulog Natuna Gandeng 58 Mitra, Pastikan Beras SPHP Dijual Sesuai HET

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:30 WIB

Pemkab Natuna Siapkan Beasiswa Kuliah bagi Atlet Peraih Medali Popda Kepri

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bupati Natuna Dorong Evaluasi Tarif Penerbangan dan Penambahan Rute ke Kemenhub

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:35 WIB

Bupati Natuna Temui Direktorat Kepelabuhanan Kemenhub, Perkuat Konektivitas Wilayah Perbatasan

Berita Terbaru