INIKEPRI.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Natuna bergerak cepat merealisasikan berbagai kewajiban pembayaran daerah. Mulai dari Tunjangan Hari Raya (THR), insentif kader Posyandu, hingga Alokasi Dana Desa (ADD), seluruhnya dipastikan telah memasuki tahap pencairan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan roda ekonomi tetap berputar di wilayah kepulauan.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Jum’at (20/3/2026) menegaskan bahwa pencairan THR telah dimulai lebih awal sejak 12 Maret 2026. Kebijakan ini diambil agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat menjelang Lebaran.
“Pembayaran THR sudah kami mulai sejak 12 Maret. Kami ingin memastikan para aparatur dan penerima manfaat dapat merasakan langsung dampaknya, terutama untuk memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri,” ujarnya.
Selain THR, perhatian pemerintah juga tertuju pada para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Insentif bagi mereka telah disalurkan, meski dalam prosesnya ditemukan sejumlah kendala administratif.
Cen Sui Lan mengungkapkan bahwa terdapat beberapa rekening penerima yang tidak lagi aktif, sehingga diperlukan proses verifikasi ulang untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat.
“Insentif Posyandu sudah kami salurkan. Namun, kami menemukan ada rekening yang sudah tidak aktif. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar ke depan pendataan lebih akurat dan penyaluran bisa tepat sasaran,” jelasnya.
Di sisi lain, Alokasi Dana Desa (ADD) juga mulai dicairkan guna mendukung operasional pemerintahan desa serta mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Natuna juga memastikan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara akan dibayarkan pada akhir bulan ini. Kebijakan ini diharapkan semakin memperkuat daya beli ASN sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Percepatan pencairan berbagai program tersebut dinilai menjadi langkah strategis, terutama bagi daerah kepulauan seperti Natuna yang sangat bergantung pada kelancaran distribusi anggaran pemerintah.
Untuk menghindari kendala serupa di masa mendatang, pemerintah daerah juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan akurasi pendataan penerima manfaat.
Dengan realisasi anggaran yang lebih cepat, Pemkab Natuna berharap masyarakat dapat merasakan manfaat secara langsung, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi menjelang hari besar keagamaan.
Penulis : DI
Editor : IZ

















