INIKEPRI.COM – Pembangunan kawasan Wisata Religi Yayasan Duta Dharma Agung di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, resmi dimulai. Tahapan awal pembangunan ditandai dengan prosesi pemancangan pilar pertama yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Supriyanto, bersama jajaran Kementerian Agama, tokoh agama Buddha, anggota Sangha, pengurus yayasan, serta sejumlah tamu undangan.
Turut hadir Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Kodo Eko Prayogo, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Duta Dharma Agung dalam mengembangkan sarana keagamaan bagi umat Buddha di Kepulauan Riau.
Menurutnya, pembangunan kawasan wisata religi tersebut tidak hanya menjadi simbol perkembangan umat Buddha, tetapi juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi, pelestarian nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
Sementara itu, Supriyanto menyampaikan bahwa pembangunan wisata religi tersebut merupakan langkah positif dalam mendukung pembinaan kehidupan beragama yang moderat, harmonis, dan berkelanjutan di Kota Batam.
Ia berharap kawasan tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran Dhamma dan ruang spiritual yang memberikan ketenangan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
Prosesi pemancangan pilar pertama dilakukan secara simbolis oleh para tokoh yang hadir sebagai penanda dimulainya pembangunan kawasan wisata religi tersebut.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan pemberkahan yang dipimpin oleh Bhikkhu Sangha. Doa dipanjatkan agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan dapat memberikan manfaat luas bagi umat Buddha serta masyarakat sekitar.
Keberadaan Wisata Religi Yayasan Duta Dharma Agung diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi spiritual baru di Kota Batam sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat persaudaraan antarumat beragama, serta mendukung pengembangan sektor wisata religi di daerah.
Pembangunan kawasan ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam mendukung kehidupan beragama yang harmonis serta pembangunan yang berkelanjutan di Kota Batam.
Penulis : DI
Editor : IZ

















