Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

- Publisher

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto:: BP Batam

Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto:: BP Batam

INIKEPRI.COM – Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencatat pencapaian investasi yang melampaui target pada 2025, seiring melesatnya investasi di sektor digital dan energi. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa Bandar Dunia Madani tengah bertransformasi menjadi pusat ekonomi digital dan energi berkelanjutan di kawasan regional.

Realisasi investasi di Batam sepanjang 2025 mencapai mencapai Rp69,30 triliun melampaui target Rp 60 triliun di tahun tersebut, yang mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,76 persen.

“Capaian ini bukan hanya angka. Ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekosistem yang sedang kami bangun di Batam,” kata Amsakar, belum lama ini.

Sektor jasa yang di dalamnya mencakup digitalisasi, menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp9,99 triliun. Disusul sektor industri mesin, elektronik, dan peralatan listrik senilai Rp6,08 triliun, serta sektor listrik, gas, dan air yang mencatatkan investasi sebesar Rp5,80 triliun. Hal ini mencerminkan besarnya minat investor di bidang infrastruktur energi termasuk energi terbarukan.

Realisasi investasi sektor digital secara khusus tercatat sebesar Rp 8,557 triliun pada 2025. Pertumbuhan ini ditopang oleh berkembangnya kawasan Nongsa Digital Park (NDP) sebagai episentrum kegiatan teknologi dan pusat data di Batam.

BACA JUGA:  Struktur Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Sehat

Amsakar menyebut kehadiran data centre dan infrastruktur digital di Batam bukan sekadar tren sesaat. “Nongsa Digital Park menjadi indikator awal yang positif karena menunjukkan adanya minat investasi, kemitraan lintas negara, serta tumbuhnya aktivitas di bidang data center, pengembangan teknologi, dan ekonomi digital,” tambahnya.

Penyerapan tenaga kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa pada triwulan keempat 2025 tercatat 836 orang, dengan dampak tidak langsung yang jauh lebih luas melalui rantai pasok dan layanan pendukung.

Selain Singapura sebagai investor dominan, negara-negara seperti Hong Kong, Amerika Serikat, dan Malaysia, juga tercatat aktif berinvestasi di sektor digital Batam. Amsakar menyebut, daya tarik Batam bukan semata soal efisiensi biaya.

“Yang lebih kuat adalah kombinasi faktor strategis: kedekatan geografis dengan Singapura, konektivitas yang cepat, dan peluang membangun model operasi lintas batas untuk mendukung kebutuhan regional,” ujarnya.

BACA JUGA:  Batam Sukses Raih Penghargaan Kota Layak Anak 2025 dari Kementerian PPPA RI

Green Energy: PLTS dan Energi Berkelanjutan Jadi Prioritas

Di tengah booming data centre yang membutuhkan pasokan listrik besar dan andal, BP Batam mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan solusi energi hijau sebagai komponen tak terpisahkan dari ekosistem investasi Batam.

Tingginya realisasi investasi di sektor listrik, gas, dan air senilai Rp5,80 triliun, menunjukkan bahwa infrastruktur energi jadi prioritas bagi investor yang masuk ke Batam, termasuk juga kebutuhan akan sumber energi yang bersih dan berkelanjutan untuk mendukung operasional pusat data.

Ia mengatakan, BP Batam berkomitmen memastikan pertumbuhan digital tidak datang dengan mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Integrasi energi terbarukan, termasuk PLTS, jadi roadmap pengembangan kawasan agar Batam mampu memenuhi standar Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai syarat utama bagi investasi global.

“Transformasi digital kita nyata. Kami (BP Batam) berkomitmen menjadikan Batam sebagai lokasi investasi yang kompetitif, terukur, dan investor-friendly, khususnya untuk sektor digital yang berkelanjutan,” kata dia.

BACA JUGA:  DPLK bank bjb Dorong Masa Pensiun yang Lebih Bahagia dan Sejahtera

Kemudian, di tengah kemunculan Johor-Singapore Special Economic Zone (JS-SEZ) yang juga membidik pasar data centre dan ekonomi digital, Amsakar menolak framing persaingan.

“Kami melihat ini bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang membangun komplementaritas. Singapura kuat sebagai pusat HQ dan layanan global; Johor menawarkan perluasan kapasitas; dan Batam memiliki karakteristik unik seperti FTZ/SEZ, ekosistem industri, maritim-logistik, serta kedekatan operasional dengan Singapura,” ujarnya.

Dalam visi BP Batam, kawasan ini dapat membentuk regional digital and industrial corridor yang terintegrasi, di mana data centre dan aktivitas digital tersebar dalam model jaringan sesuai kebutuhan efisiensi dan operasional bisnis.

BP Batam juga berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Lewat NDP, program seperti Apple Academy, IBM Hybrid Cloud Academy, RMIT University, dan Epic Games, telah hadir untuk mencetak talenta digital lokal.

BP Batam juga meluncurkan platform MANTAB pada 8 Desember 2025 lalu, yakni sebuah sistem job matching berbasis digital yang dirancang untuk menghubungkan ketersediaan SDM dengan kebutuhan industri secara langsung dan terintegrasi.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Bawa iPhone 18 atau iPhone Duo dari Luar Negeri ke Indonesia, Ini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya
Adik Presiden Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Menangkan Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha
RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri dan Nasional
Harga BBM Pertamina Naik, Berapa Harganya di Batam? Cek Daftarnya
Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor
Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur
Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 07:13 WIB

Bawa iPhone 18 atau iPhone Duo dari Luar Negeri ke Indonesia, Ini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya

Sabtu, 19 September 2026 - 09:01 WIB

Adik Presiden Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Menangkan Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha

Jumat, 18 September 2026 - 10:16 WIB

RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi

Selasa, 8 September 2026 - 07:15 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri dan Nasional

Rabu, 2 September 2026 - 07:34 WIB

Harga BBM Pertamina Naik, Berapa Harganya di Batam? Cek Daftarnya

Berita Terbaru