INIKEPRI.COM – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) kembali mengharumkan nama Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau di tingkat nasional. Kampus vokasi tersebut berhasil meraih Juara Umum II pada National Welding Competition (NWC) 2026 yang berlangsung di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), 13–17 Juli 2026.
Pada kompetisi bergengsi yang diikuti 138 peserta dari 29 politeknik se-Indonesia itu, Polibatam mengoleksi 18 poin, menempatkannya di posisi kedua nasional, tepat di bawah tuan rumah PPNS yang meraih 29 poin.
Prestasi tersebut diraih berkat penampilan impresif 18 mahasiswa terbaik dari Program Studi Teknik Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi (TRPF), Metalurgi, dan Perkapalan. Seluruh kontingen sukses menyumbangkan prestasi dengan membawa pulang 18 medali dari delapan kategori perlombaan yang dipertandingkan pada lima level kompetisi, mulai dari Novice, Advance, Expert, Master, hingga Kompeten.
Keberhasilan itu menjadi bukti kualitas pendidikan vokasi Polibatam dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tinggi di bidang teknologi pengelasan dan siap bersaing di dunia industri.
Pada kategori Shielded Metal Arc Welding (SMAW), mahasiswa Polibatam tampil dominan. Akmal N. berhasil meraih Juara I Master SMAW Plate 2G, Agus W. menyabet Juara I Master SMAW Pipa 2G, sementara Trisno S. keluar sebagai Juara I Novice SMAW Pipa 6G. Selain itu, sejumlah mahasiswa lainnya turut mempersembahkan medali melalui raihan Juara II, Juara III, hingga predikat Kompeten di berbagai nomor lomba.
Dominasi Polibatam juga berlanjut pada kategori Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) dan Gas Metal Arc Welding (GMAW). Arry A. S. sukses menjadi Juara I Expert GTAW Pipa 2G, sedangkan Dhani I. F. dan Rafli R. H. masing-masing meraih Juara I Expert pada nomor GMAW Pipa 2G dan GMAW Plate 3G. Raihan tersebut dilengkapi sejumlah medali perak, perunggu, dan penghargaan kompeten yang semakin mengukuhkan kemampuan mahasiswa Polibatam di bidang pengelasan.
Kesuksesan kontingen Polibatam tidak terlepas dari pembinaan intensif para dosen pendamping, yakni Ari Wibowo, Chandra Defta Rusdwinanto, Asrafi, dan Fajar Dwi Nuryanto, yang secara konsisten membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis, disiplin, serta mental bertanding.
National Welding Competition merupakan salah satu ajang kompetisi paling bergengsi bagi mahasiswa vokasi di Indonesia. Kompetisi ini menguji keterampilan praktik pengelasan sesuai standar industri dan menjadi tolok ukur kesiapan lulusan politeknik untuk memasuki dunia kerja, khususnya di sektor manufaktur, galangan kapal, konstruksi, migas, hingga industri energi yang membutuhkan tenaga las profesional bersertifikat.
Raihan Juara Umum II semakin mempertegas posisi Polibatam sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi unggulan di Indonesia yang konsisten melahirkan lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi. Prestasi ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, serta mencetak tenaga profesional yang mampu menjawab kebutuhan industri nasional maupun global.
Penulis : RP
Editor : IZ

















