INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali melanjutkan program seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027.
Program yang menjadi salah satu prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra tersebut menyasar puluhan ribu siswa baru, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta yang berpartisipasi.
Secara keseluruhan, terdapat 52.835 siswa baru yang akan menerima bantuan seragam. Setiap siswa mendapatkan dua set seragam.
Untuk jenjang SMP, Pemko Batam menyiapkan 26.501 set seragam sekolah dan 26.501 baju Melayu. Sementara untuk jenjang SD tersedia 26.334 set seragam sekolah dan 26.334 baju Melayu.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan keberlanjutan program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan sekaligus upaya meringankan pengeluaran keluarga saat memasuki tahun ajaran baru.
“Program ini merupakan komitmen kami bersama Ibu Li Claudia agar tidak ada orang tua yang terbebani biaya seragam ketika anaknya memasuki tahun ajaran baru. Pemerintah harus hadir memberikan solusi sekaligus memastikan seluruh anak dapat bersekolah dengan nyaman,” ujar Amsakar.
Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan tidak cukup hanya melalui pembangunan fasilitas sekolah. Pemerintah juga perlu memastikan kebutuhan dasar siswa dapat terpenuhi sehingga proses belajar dapat berlangsung secara lebih nyaman dan setara.
Dengan adanya bantuan seragam, orang tua dapat mengalihkan sebagian pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lainnya.
Namun, seragam tersebut belum langsung dibagikan. Pemko Batam saat ini masih melakukan pendataan ukuran pakaian masing-masing siswa penerima.
Distribusi diperkirakan dilakukan pada akhir September atau awal Oktober 2026.
Karena itu, Amsakar meminta sekolah tidak membebani siswa baru dengan kewajiban menggunakan seragam tertentu sebelum bantuan dari pemerintah didistribusikan.
“Dengan demikian, kami mengimbau kepada seluruh kepala sekolah di tingkat SD dan SMP negeri dan swasta untuk tidak memaksakan siswa baru untuk menggunakan seragam sekolah sampai dengan seragam gratis didistribusikan,” katanya.
Tahun ajaran 2026/2027 sendiri telah dimulai sejak 20 Juli 2026.
Selain program seragam gratis, Pemko Batam juga melanjutkan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan sepanjang 2026.
Sejumlah fasilitas yang dibangun maupun diperbaiki mencakup unit sekolah baru, ruang kelas, laboratorium, toilet hingga ruang belajar di sejumlah SD dan SMP.
Langkah tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman sekaligus mendukung peningkatan mutu pembelajaran.
Amsakar mengatakan berbagai program pendidikan tersebut merupakan bagian dari investasi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia Batam yang unggul dan memiliki daya saing.
“Kami ingin setiap anak di Batam memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. Pendidikan adalah fondasi kemajuan daerah. Karena itu, pemerintah akan terus hadir melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Amsakar.
Penulis : RP
Editor : IZ

















