Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, DPRD Dukung Siswa TK hingga SMP Belajar dari Rumah

- Publisher

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin. Foto: Istimewa

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kondisi kualitas udara di Kota Batam yang masuk kategori tidak sehat mendapat perhatian DPRD Kota Batam.

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin mendukung kebijakan Dinas Pendidikan Kota Batam yang menerapkan pembelajaran dari rumah (BDR) bagi peserta didik jenjang TK, SD dan SMP.

Menurut Kamaluddin, kebijakan tersebut merupakan langkah perlindungan terhadap kesehatan anak-anak di tengah kondisi asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Batam.

“Kami mendukung langkah yang diambil Dinas Pendidikan untuk anak-anak TK, SD, dan SMP belajar dari rumah. Karena berdasarkan informasi BMKG, kondisi asap tebal di Kota Batam sudah masuk kategori udara tidak sehat,” kata Kamaluddin di Batam, Selasa (29/9/2026).

BACA JUGA:  Buah dari Amanah dan Kerja Kolektif, DPRD Batam Raih Penghargaan Tribun Batam Awards 2025

Ia mengatakan memburuknya kualitas udara perlu menjadi perhatian bersama, terutama karena anak-anak termasuk kelompok yang rentan terhadap paparan udara tidak sehat.

Anak-anak Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Kamaluddin menilai pembelajaran dari rumah menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi aktivitas anak-anak di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika harus melakukan aktivitas di luar rumah.

BACA JUGA:  Penyelundupan Ratusan Kardus Rokok dan Mikol Ilegal Berhasil Digagalkan Ditpolairud Kepri

“Tentu perlu perlindungan bagi warga Batam yang rentan. Kami mengimbau agar warga Batam menggunakan masker kalau keluar rumah untuk antisipasi,” ujarnya.

Menurutnya, perlindungan masyarakat perlu dilakukan secara bersama-sama dengan menyesuaikan aktivitas terhadap kondisi kualitas udara.

“Kebijakan ini harus diambil untuk menjaga kesehatan warga Batam,” kata Kamaluddin.

BDR Diterapkan hingga Kondisi Udara Membaik

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Batam mengambil kebijakan pembelajaran dari rumah bagi peserta didik jenjang TK, SD dan SMP sebagai respons terhadap kondisi kualitas udara yang terdampak asap.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mengurangi paparan udara tidak sehat terhadap peserta didik selama kondisi lingkungan belum memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka seperti biasa.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Batam Berikan Catatan Penting di Forum Perangkat Daerah

DPRD Kota Batam menilai langkah tersebut perlu didukung sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak-anak.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau tetap memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Dengan kondisi udara yang masih menjadi perhatian, pemantauan perkembangan kualitas udara menjadi penting sebagai dasar penyesuaian aktivitas masyarakat maupun kegiatan pendidikan di Batam.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat
Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi
KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang
Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Diperpanjang, Warga Punya Waktu hingga 31 Oktober 2026
Cuaca Batam 7 Oktober: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Berkabut, Suhu hingga 32 Derajat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Warga Sungai Beduk Keluhkan Air Bersih, Lahan Pemakaman 4,76 Hektare Masih Tunggu Pusat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Perselisihan HP dan OTP Berujung Dugaan KDRT, Kreator Konten Batam Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:02 WIB

KNPI Kepri Soroti Hoaks terhadap Kapolri Suyudi, Andhi: Jangan Bangun Opini dari Fitnah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Bantu Pulangkan Korban Dugaan Penyiksaan ke Jabar dan Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Warga Bengkong Keluhkan Banjir, Sampah dan Air Bersih, Ini Respons Amsakar

Berita Terbaru