Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

- Publisher

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim bin Sultan Iskandar. Foto: YouTube Parlemen Malaysia/pri.

Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim bin Sultan Iskandar. Foto: YouTube Parlemen Malaysia/pri.

INIKEPRI.COM – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Malaysia mendorong Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim, mengimbau agar sekolah di kawasan terdampak ditutup sementara demi melindungi kesehatan siswa.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul Indeks Polusi Udara (IPU) yang dilaporkan berada pada kisaran 150–180 di sejumlah wilayah. Kondisi itu menjadi perhatian, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Dalam pernyataan Kantor Pers Kerajaan yang dikutip di Kuala Lumpur, Kamis (8/10/2026), Sultan Ibrahim meminta kementerian dan lembaga terkait mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kelompok rentan.

BACA JUGA:  Rambut Kemaluan Istri Dicukur Suami, Karena Dituduh Selingkuh

“Langkah-langkah yang tepat harus diambil oleh kementerian dan lembaga terkait untuk melindungi siswa, termasuk kelompok lanjut usia dan pasien gangguan pernapasan,” demikian pernyataan Sultan Ibrahim.

Selain mengimbau penutupan sementara sekolah di wilayah terdampak, Raja Malaysia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara.

Masyarakat dianjurkan menerapkan langkah pencegahan, termasuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

BACA JUGA:  Gelombang Dukungan Baru: Inggris, Kanada, dan Australia Resmi Akui Negara Palestina

Imbauan tersebut menempatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat sebagai perhatian utama di tengah kondisi kabut asap. Sekolah dan instansi terkait diharapkan mempertimbangkan kondisi kualitas udara setempat dalam menentukan langkah perlindungan bagi siswa.

Waspadai Dampak Kabut Asap

Kabut asap dapat mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki penyakit atau gangguan pernapasan. Paparan polusi udara juga dapat memicu iritasi dan memperburuk keluhan pernapasan.

Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak perlu mengikuti informasi kualitas udara dan arahan resmi dari otoritas setempat. Mengurangi aktivitas di luar ruangan saat polusi meningkat serta menggunakan masker yang sesuai dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi paparan.

BACA JUGA:  20 Perusahaan Singapura Tertarik Berinvestasi di IKN

Informasi mengenai imbauan Sultan Ibrahim tersebut dilaporkan ANTARA pada Kamis (8/10/2026), mengutip pernyataan Kantor Pers Kerajaan Malaysia.

Sementara itu, kondisi kabut asap di kawasan regional kembali menjadi perhatian karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan jarak pandang, tetapi juga kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Jumat, 25 September 2026 - 08:12 WIB

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Berita Terbaru