INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, menyiapkan program bantuan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Janaka untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membantu menambah pendapatan keluarga kurang mampu.
Program yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna itu menyasar 85 kepala keluarga (KK). Penyaluran bantuan diperkirakan mulai dilakukan pada November 2026.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengatakan bantuan tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang pendapatan melalui produksi dan penjualan telur.
“Kita lagi menyiapkan pembagian ayam kepada masyarakat,” kata Cen Sui Lan di Natuna, Minggu (25/10/2026).
Menurutnya, bantuan diberikan kepada masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4, dengan jumlah penerima menyesuaikan ketersediaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026.
Setiap penerima akan memperoleh bibit ayam jantan dan betina, kandang, serta alat penetas telur. Bibit ayam yang disiapkan berusia 18–19 pekan dan telah memiliki sertifikat.
Sasar 85 Kepala Keluarga
Kepala DKPP Kabupaten Natuna, Wan Syazali, mengatakan jumlah penerima program bantuan tersebut sebanyak 85 KK.
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan verifikasi dan validasi terhadap calon penerima untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.
Setiap keluarga penerima akan mendapatkan lima ekor ayam, terdiri atas satu ekor ayam jantan dan empat ekor ayam betina. Selain itu, bantuan pakan diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan ternak selama tiga hingga enam bulan.
“Kegiatan sudah masuk tahap lelang dan diperkirakan November sudah dilakukan penyaluran,” ujar Wan Syazali.
Ia menambahkan, calon penerima bantuan merupakan anggota kelompok tani atau kelompok ternak yang terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).
Diharapkan Tambah Pendapatan Keluarga
Program bantuan ayam KUB Janaka diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, tetapi juga memberikan peluang usaha bagi penerima manfaat.
Melalui pemeliharaan ayam dan produksi telur, keluarga penerima diharapkan dapat memanfaatkan hasil ternak untuk konsumsi sendiri maupun dijual guna menambah pendapatan.
Wan Syazali menyebut ayam yang diberikan relatif mudah dipelihara dan memiliki karakteristik seperti ayam kampung, dengan keunggulan yang diharapkan dapat mendukung pengembangan peternakan masyarakat.
Pemkab Natuna berharap program ini dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong aktivitas peternakan skala rumah tangga di daerah tersebut.
Penulis : DI
Editor : IZ

















