Meski di Rumah Saja, Satgas: Jangan Merasa Aman dari Corona

- Publisher

Senin, 14 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan bahwa saat ini tidak ada orang yang kebal terhadap virus corona (Covid-19). Menurut dia, setiap orang memiliki kerentanan terhadap penularan virus.

Karena itu ia mengatakan tidak ada tempat yang aman meskipun itu di rumah.

“Pada dasarnya sekarang ini kita dengan mudah terpapar Covid-19. Karena di antara kita bisa jadi ada yang menjadi carrier, pembawa covid. Di rumah pun jangan kita pikir kita akan aman,” kata Doni dalam agenda `Radio Bertanya, Doni Monardo Menjawab`, Minggu (13/9).

BACA JUGA:  Mantap! 2,5 Juta Pekerja Terima Bantuan Rp600 Ribu 28 Agustus

Doni menuturkan hal tersebut mengacu kepada data pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran, di mana 7 persen dari 944 pasien merupakan orang yang tidak pernah ke luar rumah. Ia bilang mereka tertular dari anggota keluarganya yang sering keluar-masuk rumah.

“Ketika ternyata ada salah satu keluarga kita terkena Covid-19, penyebabnya sudah pasti adalah di antara anggota keluarga yang beraktivitas di luar tanpa diketahui lantas akhirnya menulari kepada keluarga yang di rumah,” ucapnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini menyebut bahwa 70 hingga 90 persen pasien Covid-19 merupakan orang tanpa gejala (OTG). Mereka yang tanpa gejala kalau pulang ke rumah, menurut dia, bisa menjadi silent killer atau pembunuh potensial.

BACA JUGA:  Riset Baru: Virus Corona Sebabkan Kerusakan Otak dan Gangguan Mental

“Saya berani mengatakan ini karena data dan fakta sudah sangat banyak,” imbuhnya.

Berdasarkan hal tersebut, Doni meminta agar mereka yang sering keluar-masuk rumah untuk membasuh diri dengan mandi usai bepergian.

Serta membatasi diri dengan anggota keluarga yang lain, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker (3M).

“Kita harus waspada selama 24 jam,” tegasnya.

BACA JUGA:  Ketua KPU: Pilkada Tetap Desember 2020, Tidak Akan Mundur Lagi

Selain menerapkan protokol kesehatan, Doni juga meminta masyarakat untuk rutin berolahraga, mengonsumsi makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh.

“Kalau 3M ini kita lakukan ditambah dengan kepatuhan kita untuk beristirahat cukup, olahraga teratur, tidak panik dan makan makanan yang berkualitas, saya yakin kita memiliki daya tahan yang lebih baik.

Per Minggu (13/9), jumlah akumulasi kasus positif corona di Indonesia berjumlah 218.382 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 155.010 sembuh dan 8.732 meninggal dunia.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Berita Terkait

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD
Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Senin, 21 September 2026 - 07:33 WIB

Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Rabu, 16 September 2026 - 10:00 WIB

OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Berita Terbaru