Tetap di WhatsApp atau Pindah ke Telegram Cs, Ini Perbandingannya

- Publisher

Sabtu, 9 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – WhatsApp sedang menjadi sorotan karena mengenalkan kebijakan privasi baru yang mengharuskan pengguna untuk membagikan datanya ke Facebook. Jika tidak setuju dengan update ini, pengguna bisa menghapus akunnya.

Banyak pengguna WhatsApp yang waswas karena tidak ingin membagikan lebih banyak data ke Facebook. Apalagi saat ini cukup sulit bagi pengguna untuk melihat data apa saja yang dikumpulkan oleh aplikasi.

Untungnya Apple baru-baru ini meluncurkan label privasi untuk semua aplikasi iOS yang ada di App Store. Label ini mengharuskan pengembang aplikasi untuk mengungkap data apa saja yang mereka kumpulkan dari pengguna dan akan digunakan untuk apa.

Baca Juga: Ubah Kebijakan, Pengguna WhatsApp Harus Serahkan Data ke Facebook atau Hapus Akun

Fitur ini bisa diakses semua pengguna iPhone yang sudah menjalankan iOS 14. Blog GadgetsNow pun mencoba membandingkan jumlah data yang dikumpulkan aplikasi messaging menggunakan label privasi yang ada di App Store.

BACA JUGA:  Gampang Banget! Begini Cara Lacak Lokasi Orang Lewat Google Maps

Mereka membandingkan jenis data yang dikumpulkan lima aplikasi messaging populer yaitu WhatsApp, Telegram, Signal, iMessage dan Messenger. Berikut perbandingan lima aplikasi tersebut, seperti dikutip detikINET, Jumat (8/1/2021).

1. Signal

Signal menjagokan privasi sebagai fitur utamanya. Aplikasi ini menggunakan enkripsi end-to-end secara default berbasis standar open source Signal Protocol.

Signal tidak mengumpulkan data pengguna sama sekali. Aplikasi ini membutuhkan nomor telepon pengguna untuk pendaftaran akun tapi nomor telepon ini tidak terhubung dengan identitas pengguna.

2. iMessage

Apple termasuk perusahaan yang mengutamakan privasi dalam produk-produknya, termasuk di aplikasi iMessage yang merupakan aplikasi messaging bawaan untuk iPhone.

Dari penjelasan di situs Apple, iMessage mengumpulkan data yang dihubungkan dengan identitas pengguna berupa alamat email, nomor telepon, histori pencarian, dan ID perangkat.

BACA JUGA:  Ini Rahasia Whatsapp yang Jarang Diketahui, Pernah Coba?

3. Telegram

Telegram adalah aplikasi messaging lainnya yang mengutamakan privasi pengguna. Aplikasi buatan Pavel Durov ini mengumpulkan data berupa nama, nomor telepon, kontak dan ID pengguna.

4. WhatsApp

WhatsApp merupakan aplikasi messaging terbesar di dunia dengan dua miliar pengguna. Tidak heran jika banyak penggunanya yang langsung mencari alternatif WhatsApp begitu kebijakan privasi terbarunya digulirkan.

Dari label privasi di iOS 14, layanan milik Facebook ini mengumpulkan data berupa ID perangkat, ID pengguna, data iklan, histori pembelian, lokasi kasar, nomor telepon, alamat email, kontak, interaksi produk, data crash, data performa, data diagnostik lainnya, info pembayaran, dukungan konsumen, interaksi produk, pengguna lain dan konten.

WhatsApp juga mengumpulkan metadata pengguna, tapi mereka tidak menjelaskan praktek ini lebih jauh.

5. Facebook Messenger

Saudara WhatsApp ini juga termasuk salah satu layanan messaging paling populer di dunia. Untuk menguatkan jaringan messaging miliknya, Facebook bahkan berencana untuk mengintegrasikan Messenger, WhatsApp dan Instagram Direct.

BACA JUGA:  Nomor WA Anda Bisa Dikloning & Dibajak Tanpa Sadar, Ini Ciri-cirinya

Untuk data yang dikumpulkan oleh Messeger, daftarnya terlalu panjang dan hampir mencakup semua jenis data pribadi yang bisa dikumpulkan aplikasi.

Jenis data yang dikumpulkan Messenger adalah: iklan pihak ketiga, sejarah pembelian, info keuangan, lokasi persis, lokasi kasar, alamat fisik, alamat email, nama, nomor telepon, info kontak pengguna lainnya, kontak, foto atau video, konten gameplay, konten pengguna lainnya, histori penelusuran, ID pengguna, ID perangkat, interaksi produk, data iklan, data penggunaan lainnya, data crash, data performa, data diagnostik lainnya, jenis data lainnya, pengembang, iklan atau pemasaran, kesehatan, fitness, info pembayaran, info sensitif, personalisasi produk, info kredit, info keuangan lainnya, email atau pesan teks. (RM/Detik)

Berita Terkait

Cara Mudah Cek Sisa Umur HP Android, Jangan Tunggu Bermasalah Baru Ganti
Jelang Rilis September 2026, iPhone Fold Disebut Tak Punya Varian Hitam
iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange
Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK
Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp
iPhone Edisi 20 Tahun: Apple Bawa Layar Melengkung di Semua Sisi
Huawei Luncurkan Pura 90 Pro dan Pro Max, Andalkan Kamera 200 MP dan AI Canggih
Produksi iPhone Fold Mundur, Apple Tetap Targetkan Rilis 2026

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:18 WIB

Cara Mudah Cek Sisa Umur HP Android, Jangan Tunggu Bermasalah Baru Ganti

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:12 WIB

Jelang Rilis September 2026, iPhone Fold Disebut Tak Punya Varian Hitam

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:15 WIB

iPhone 18 Pro Dikabarkan Hadir dengan Warna Merah Cherry, Siap Gantikan Cosmic Orange

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:13 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah, Tak Lagi Pakai NIK dan KK

Senin, 27 April 2026 - 12:42 WIB

Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp

Berita Terbaru