Tega! Majikan Siksa Pembantunya hingga Tewas, Dibiarkan Kelaparan dan Disetrika

- Publisher

Kamis, 25 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Seorang warga negara Myanmar yang bernama Piang Ngaih Don berusia 24 tahun meninggal setelah dirinya datang ke Singapura untuk bekerja sebagai pembantu rumah tanggal pada Mei 2015.

Piang kemudian ditempatkan di rumah majikannya yang bernama Gaiyathiri Murugayan (40) dan mendukung pekerjaan rumah selama tiga tahun. Sebagai imbalan atas bayaran lebih, Piang menyetujui persyaratan kerja Gaiyathiri yang termasuk tidak memiliki ponsel dan tidak memiliki hari libur.

Dari laporan Channel News Asia, dikutip pada Rabu (24/2/2021), hal itu karena Gaiyathiri tidak ingin Piang bergaul dengan pembantu lainnya. Piang mulai bekerja di rumah tangga yang terdiri dari Gaiyathiri, suaminya, ibu Gaiyathiri Prema Naraynasamy, dua anak Gaiyathiri dan dua penyewa tetapi Gaiyathiri segera menjadi tidak senang dengan Piang.

BACA JUGA:  Innalillahi, Pria Ini Meninggal saat Sujud Jumatan, Netizen: Saya Iri

Namun, Gaiyathiri melakukan penyiksaan terhadap piang bahkan tidak memberikannya makanan. Rekaman televisi sirkuit tertutup dari kamera yang dipasang di rumah untuk memantau korban dan anak-anak menunjukkan penganiayaan yang dilakukan dalam 35 hari terakhir kehidupan korban.

Kiri: Majikan. (Photo/Strait Times) Kanan: Korban. (Photo/Strait Times)

Korban makan sangat sedikit termasuk roti yang dibasahi air, makanan dingin atau nasi dan mereka hanya mengizinkannya tidur sekitar lima jam semalam. Selama bekerja, Piang kehilangan berat badan sekitar 15kg dalam waktu sekitar 14 bulan dan setelah kematiannya, beratnya hanya 24kg.

BACA JUGA:  Jenazah Dikuburkan Masih Pakai Daster, RS Klaim Sesuai Prosedur Covid-19

Piang terpaksa mandi dan menggunakan toilet dengan pintu terbuka lebar sementara Gaiyathiri atau Prema mengawasi. Mereka juga membuatnya memakai banyak lapisan masker wajah karena Gaiyathiri menganggapnya “kotor” dan tidak ingin melihat wajahnya.

Korban dianiaya dengan cara ditampar, didorong, dipukul dan ditendang oleh majikannya. Dia juga diserang dengan sapu, sendok logam dan benda tajam lainnya. Tak hanya itu saja, bulan Juni 2020 lalu, Gaiyathiri menempelkan setrika panas di dahi Piang saat dia sedang menyetrika pakaian dan kemudian membakar lengannya sambil berkata;

BACA JUGA:  Bosan Dipoligami, Pria Ini Digugat Cerai 1 dari 9 Istri

“Jika kamu ingin membakar barang orang, bagaimana kamu ingin jika aku membakar tanganmu,” katanya.

Korban Piang (Photo/Strait Times)

Pada hari-hari sebelum Piang meninggal karena cedera otak dengan trauma tumpul yang parah di lehernya, dia kelaparan dan diikat ke kisi-kisi jendela di malam hari dan dipukuli jika dia mencoba mencari-cari makanan dari tempat sampah. (RM/Indozone)

Berita Terkait

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau
Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam
Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift
Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan
Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok
BP Batam Imbau Masyarakat Jaga Aset Publik di Kawasan Jembatan Barelang
Terbongkar! Banyak Perusahaan Besar di Batam Ngaku UMKM demi Bayar Gaji di Bawah UMK
Video Promosi Luxor Spa Batam Tampilkan Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi, Kini Menghilang, Live TikTok Ikut Terhenti

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok

Berita Terbaru