6 Ribu Warga Batam Divaksin AstraZeneca

- Publisher

Selasa, 30 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksin AstraZeneca (ist)

Vaksin AstraZeneca (ist)

INIKEPRI.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi memastikan vaksin AstraZeneca aman digunakan. Sejauh ini, 6 ribu warga Batam telah disuntik vaksin tersebut dan tidak mengalami efek samping yang serius.

“Vaksin ini sudah melewati tiga tahap sebelum dinyatakan aman dan efektivitas nya dinyatakan bagus,” ucap Didi, Senin (29/3/2021) siang.

Terkait, reaksi tubuh pasien yang tidak diinginkan yang muncul setelah pemberian vaksin atau yang dikenal dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Didi mengatakan hal yang lazim dan biasanya tidak membahayakan.

“Yang terbanyak adalah rasa tidak enak badan dan meriang yang merupakan gejala imunisasi pada umumnya, seperti bayi di imunisasi,” terangnya.

BACA JUGA:  Kali ini, Warga Sagulung Terima Bantuan Sembako Tahap IV, Warga Antusias!

Untuk itu ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir, lagi pula vaksinasi tidak serta merta dilakukan tanpa sebelumnya kondisi calon penerima vaksin dinyatakan laik menerima vaksinasi.

Pada praktiknya, pemberian vaksin melewati empat alur meja. Hal ini tercantum dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor hk.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Salah satunya yakni, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengidentifikasi kondisi penyerta (komorbid) calon penerima vaksin. Selanjutnya, akan ada rekomendasi hasil apakah sasaran penerima bisa lanjut vaksinasi atau tidak atau harus ditunda.

Seperti diketahui, penyuntikan AstraZeneca dihentikan di Manado Sulawesi Utara, karena mencuat kepanikan terkait KIPI. Didi menilai kepanikan terjadi karena masih minim pemahaman penerima vaksin terkait lazimnya KIPI.

BACA JUGA:  Perasaan Hariyati Setelah Divaksin AstraZeneca

“Dari tujuh provinsi yang mendapat jatah vaksin, hanya di sana yg melaporkan banyak KIPI,” imbuhnya.

Vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar menekan penyebaran Covid-19 selain penerapan protokol kesehatan. Maka tidak heran warga yang sudah divaksin sekalipun harus tetap menerapkan 3M.

Salah satu kelompok penerima vaksin AstraZeneca di Batam adalah insan perbankan. Diketahui sebanyak 3.977 pegawai bank disuntik dalam kegiatan yang berlangsung hingga Senin (29/3/2021) tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana Vaksinasi dari kelompok Badan Musyarawah Perbankan Daerah (BMPD) Kepri, Junaido Kholis mengatakan, pada prinsipnya setelah menerima vaksin aman-aman saja. Terkait, KIPI berdasarkan informasi yang ia dapatkan merupakan hal yang wajar.

BACA JUGA:  1 Syawal 1441 H Jatuh Hari Minggu

“Ada yang merasakan KIPI ada juga yang tidak. Yang merasakan biasanya pusing, demam dan meriang. Yang saya tau KIPI inikan wajar karena vaksinkan benda asing yang masuk ke tubuh, saya pribadi sehari hilang KIPI tersebut,” imbuh Kepala Cabang BNI Batam ini.

Lagipula, menurutnya petugas akan mengecek kondisi kesehatan calon penerima vaksin terlebih dahulu untuk menentukan laik atau tidak divaksin. “Salah satu kuncinya yakni sebelum divaksin jujur kepada petugas tentang kondisi, terkadang karena tidak berterus terang seperti itu yang akhirnya merasakan KIPI dan menganggap vaksin tersebut berbahaya,” papar dia. (RWH)

Berita Terkait

Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional
Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026
Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 147 Ribu, Didominasi Turis Singapura dan Malaysia
Que Club Billiard Cemara Asri Kembali Buka, Main Mulai Rp20 Ribu per Jam Gratis Minuman
Batam Kembali Raih WTP, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga dengan Kerja Nyata
Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman
STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:36 WIB

Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:32 WIB

Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 147 Ribu, Didominasi Turis Singapura dan Malaysia

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:36 WIB

Que Club Billiard Cemara Asri Kembali Buka, Main Mulai Rp20 Ribu per Jam Gratis Minuman

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:52 WIB

Batam Kembali Raih WTP, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

Berita Terbaru